Hino Hadirkan Tenda Ramah Anak untuk Korban Gempa NTT, 125 Anak Dapat Ruang Aman untuk Pulih

0

Pemulihan pascagempa tidak hanya membutuhkan bantuan logistik, tetapi juga ruang aman bagi anak-anak untuk kembali belajar, bermain, dan beraktivitas. Kepedulian tersebut diwujudkan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Tenda Ramah Anak bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengendara.com-Program tersebut dilaksanakan bersama Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong di Desa Salama dan Desa Motor Pecah, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Bantuan secara simbolis diserahkan Erwin Walesa, Division Head HCGA & CARM HMSI, kepada Yudi Agus Priyanto dari Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong di Reo, Manggarai.

Melalui program ini, Hino menyediakan dua unit Tenda Ramah Anak yang menjadi ruang sementara bagi anak-anak untuk beristirahat, belajar, bermain, sekaligus mengekspresikan kreativitas di tengah proses pemulihan pascabencana.

Tidak hanya menyediakan tenda, Hino juga melengkapi fasilitas tersebut dengan berbagai aktivitas belajar dan bermain, mainan edukatif, program pembelajaran, serta pendampingan bagi anak-anak.

Dukungan kebutuhan sehari-hari turut diberikan. Hino menyalurkan susu dan makanan ringan untuk 120 anak, bubur kacang hijau, serta paket kebutuhan dasar bagi 100 anak. Selain itu, sebanyak 120 anak juga menerima perlengkapan sekolah berupa kotak makan dan botol minum.

“Dalam situasi pascabencana, anak-anak membutuhkan ruang yang dapat memberikan rasa aman sekaligus kesempatan untuk kembali belajar dan bermain. Melalui program Tenda Ramah Anak, kami ingin membantu menghadirkan lingkungan yang mendukung mereka untuk kembali menjalani aktivitas dengan lebih nyaman,” ujar Erwin Walesa, Division Head HCGA & CARM HMSI.

Jangkau 125 Anak dari 94 Keluarga

Program Tenda Ramah Anak tersebut menjangkau 125 anak dari 94 keluarga di Desa Salama dan Desa Motor Pecah.

Berbagai kegiatan harian disiapkan untuk membantu anak-anak mendapatkan kembali rasa aman dan rutinitas setelah bencana. Pendampingan juga diarahkan untuk mendukung kesejahteraan psikososial anak selama berada dalam masa pemulihan.

Bagi Hino, pemulihan pascabencana bukan hanya mengenai pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga bagaimana memastikan anak-anak tetap memiliki ruang untuk tumbuh, berinteraksi, dan menjalani aktivitas secara lebih nyaman.
,Yudi Agus Priyanto dari Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong mengatakan, dukungan Hino membantu pihaknya menghadirkan kegiatan yang lebih terarah bagi anak-anak selama masa pemulihan.
“Dukungan dari Hino membantu kami menghadirkan kegiatan yang lebih terarah bagi anak-anak selama masa pemulihan. Kami berharap ruang ini dapat menjadi tempat bagi mereka untuk belajar, bermain, dan kembali merasakan suasana yang lebih nyaman setelah bencana,” ujar Yudi.
Hino Salurkan 80.000 Liter Air Bersih
Kepedulian Hino terhadap masyarakat terdampak gempa juga menyasar kebutuhan dasar lainnya, yakni ketersediaan air bersih.
Hino menyiapkan 10 tangki air dengan total kapasitas 80.000 liter untuk masyarakat terdampak. Bantuan air bersih tersebut turut menjangkau masyarakat di Desa Lempis, Kecamatan Cibal.
Bantuan ini menjadi bagian dari upaya Hino mendukung masyarakat yang masih berada dalam masa pemulihan dan membutuhkan akses terhadap kebutuhan dasar, khususnya selama berada di tempat penampungan sementara.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, baik bagi anak-anak maupun keluarga yang masih menghadapi masa pemulihan. Dukungan ini merupakan bagian dari kepedulian Hino untuk hadir bersama masyarakat di tengah kondisi yang tidak mudah,” tutup Erwin.
Melalui program Tenda Ramah Anak dan bantuan air bersih, Hino berupaya menghadirkan dukungan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan fisik, tetapi juga membantu anak-anak dan keluarga terdampak gempa menjalani proses pemulihan dengan lebih aman dan nyaman.