Pengendara.com-Awalnya kendaraan Toyota Kijang ini dipergunakan untuk storing bengkel JBM. Namun karena sudah termakan usia dan tidak layak lagi sebagai mobil pelayanan bengkel, sang General Manager JBM, Sandy Sanjaya terlintas mobil itu akan dialihkan menjadi kendaraan wisata komplek untuk keluarga.
“Daripada tidak terpakai dan hanya menjadi bahan digudangkan, lebih baik kendaraan eks storing ini diubah menjadi odong odong. Hanya bodinya saja yang tidak terbentuk, tetapi mesinnya bagus dan sehat,” ucapnya.

Yang disisakan dari mobil eks bengkel JBM itu hanyalah rangkanya dan mesin. Yang lainnya dipretelin. Sepakat untuk dijadikan odong odong tetapi bagaimanakah desainnya? Ujang Hoer, owner JBM mencoba merancang desainnya dalam bentuk komputerisasi dan berskala. Alhasil, bentuk kotak bagaikan truk kontainer diwujudkan.
“Saya suka dengan bentuk yang kokoh. Depannya dibuat bak kap mesin kotak kontainer. Warnanya juga simpel,” katanya.

Walaupun kolaborasi antara bodi baru dengan rangka Kijang, kenyamanannya tetap safety. Apalagi di setiap sisi bangkunya untuk penumpang dilengkapi dengan pintu, agar benar benar aman untuk penumpang.
Lalu, bagaimanakah dengan total biayanya?

“Terjangkau kok. Untuk bahan bahannya, diluar mobil tidak lebih dari Rp25 juta. Plat dan bodi bodinya baru,” ucapnya.
Anda berminat untuk mulai berwisata keliling komplek? Ingin pesan? Hubungi handphone 08128183671 dan 087711631381.(Abdul Malik)




