Array

Grab Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Lombok

Pengendara.com—Grab platform O2O terkemuka di Asia Tenggara yang bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Bantuan kemanusiaan sejumlah Rp1 Miliar ini digalang dari para pengguna baik penumpang maupun mitra pengemudi, dalam jangka waktu dua Minggu melalui penukaran poin GrabRewards.

Sehari setelah gempa terjadi, komunitas Grab yang terdiri dari para pelanggan, karyawan, mitra pengemudi dan agen menuju lokasi gempa dan memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak dari musibah gempa bumi tersebut.

“Terima kasih kami haturkan kepada para donatur atas kemurahan hati dan uluran tangannya untuk bersama membangun kembali Lombok melalui pemanfaatan kekuatan transformatif dari teknologi yang kami miliki. Komitmen kami kepada Indonesia tidak semata-mata melayani para mitra pengemudi dan wirausahawan mikro. Segera setelah berita mengenai gempa bumi tersebut beredar, para Grabbers, baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri, langsung menghubungi kami di Jakarta dan menanyakan apa yang bisa mereka lakukan untuk membantu saudara-saudara kita di Lombok,” ungkap Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia.

Seperti email yang dikirimkan Grab ke email redaksi Pengendara.com, tercatat bahwa bantuan Grab difokuskan pada tiga sektor utama, yakni mobilitas, kesehatan dan penanganan trauma. Para mitra pengemudi Grab dilibatkan untuk membantu mobilitas para relawan, dokter, obat-obatan, dan barang logistik lain sebagai bagian dari upaya penanganan bencana melalui layanan GrabShuttle yang khusus diterjunkan langsung ke lokasi bencana.

Sedangkan untuk masalah kesehatan Grab membantu pengadaan fasilitas pendukung untuk pelayanan kesehatan dasar dalam bentuk penyediaan tenda darurat beserta peralatan pendukung non-medis, seperti tenda peleton, genset, dan lainnya.

Pada penanganan trauma, Grab bekerjasama dengan sejumlah pihak termasuk PMI dalam menyediakan kegiatan terapi Trauma Healing dengan bermain, menggambar dan berdoa guna mengurangi beban psikologis masyarakat Lombok yang terkena dampak gempa berkekuatan 7 pada skala richter (SR).

Mustofa Adid, seorang pengemudi GrabCar di Lombok yang tergabung dalam tim GrabShuttle mengungkapkan kesannya saat membantu korban gempa, saya bersyukur dapat terlibat langsung proses penanganan pemulihan bencana di Lombok dan sejumlah daerah yang cukup jauh dari pusat kota Mataram dimana saya tergabung di GrabShuttle yang bertugas untuk mengantarkan pihak-pihak yang sangat dibutuhkan di daerah bencana seperti tim PMI, dokter, sukarelawan dan tenaga ahli lainnya.

Koes

Latest Posts