VinFast resmi menegaskan keseriusannya menggarap pasar kendaraan listrik Indonesia. Produsen asal Vietnam ini memastikan produksi skuter listrik di Tanah Air akan dimulai pada 2026, menyusul peresmian pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat.
Pengendara.com-Pabrik yang dibangun dalam waktu sekitar 17 bulan tersebut tidak hanya menjadi basis produksi mobil listrik, tetapi juga akan menjadi pusat perakitan sepeda motor listrik VinFast untuk pasar domestik.
Pengumuman ini disampaikan bersamaan dengan peresmian pabrik, menandakan skuter listrik menjadi bagian penting dari strategi elektrifikasi VinFast di Indonesia.
Indonesia Pasar Roda Dua
Indonesia merupakan salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia. Kendaraan roda dua menjadi alat transportasi utama masyarakat, baik untuk aktivitas harian, bekerja, hingga mendukung UMKM dan layanan pengantaran.
Pada 2025, nilai pasar kendaraan roda dua Indonesia diperkirakan mencapai USD 10,48 miliar dan diproyeksikan tumbuh menjadi USD 12,46 miliar pada 2030. Lebih dari 78 persen penjualan berasal dari segmen sepeda motor.
Meski motor bensin masih mendominasi, skuter listrik mulai menunjukkan pertumbuhan signifikan, terutama di kota-kota besar.
Dorongan Regulasi dan Insentif Pemerintah
Pemerintah Indonesia mendorong percepatan penggunaan motor listrik melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019, dengan target 13 juta sepeda motor listrik beroperasi pada 2030.
Berbagai insentif diberikan, mulai dari:
Subsidi pembelian motor listrik
Insentif pajak
Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
Di Jakarta dan Bali, pengetatan emisi serta naiknya harga BBM membuat biaya kepemilikan skuter listrik semakin kompetitif dibandingkan motor konvensional.
Rekam Jejak VinFast di Vietnam
VinFast bukan pendatang baru di segmen roda dua listrik. Sepanjang 2025, perusahaan ini mencatatkan penjualan hampir 400 ribu unit sepeda motor listrik di Vietnam, tumbuh sekitar 570 persen secara tahunan.
Berkat capaian tersebut, VinFast kini menjadi produsen roda dua terbesar kedua di Vietnam. Pertumbuhan didorong oleh ekspansi jaringan penjualan yang agresif, penguatan layanan purnajual, serta dukungan infrastruktur pengisian daya.
Pengalaman di pasar domestik tersebut menjadi modal VinFast untuk masuk lebih dalam ke Indonesia.
Produksi Lokal Skuter Listrik di Subang
Pabrik VinFast Subang sejak awal dirancang sebagai basis produksi kendaraan listrik. Pada tahap awal, fasilitas ini memproduksi mobil listrik, sebelum produksi skuter listrik dimulai pada 2026.
Produksi lokal memungkinkan VinFast, Memenuhi aturan TKDN, menekan biaya produksi dan distribusi. Menyesuaikan produk dengan kebutuhan dan karakter konsumen Indonesia
Skuter listrik menjadi segmen penting karena digunakan secara intensif, baik oleh pengguna harian maupun pelaku usaha dan layanan pengantaran.
Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik
Selain produk, VinFast juga membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Langkah yang dilakukan meliputi, Pengembangan jaringan dealer dan bengkel. Pembangunan infrastruktur pengisian daya bersama V-Green. Kerja sama dengan lembaga pembiayaan.
Dengan hadirnya pabrik Subang, VinFast melengkapi strategi tersebut melalui manufaktur lokal dan investasi jangka panjang.
Rencana produksi skuter listrik yang diumumkan bersamaan dengan peresmian pabrik menjadi sinyal bahwa VinFast menargetkan peran besar di pasar roda dua listrik Indonesia dalam jangka panjang.



