Jumat 25 Oktober 2024 PT DIPO International Pahala Otomotif (Dipo Group) melaksanakan kegiatan Fuso Campaign. Bertujuan untuk terus memberikan yang terbaiknya untuk para konsumen dan tetap mempertahankan Fuso sebagai tempat teratas untuk kendaraan medium duty truck variant Fighter X.
Pengendara.com-Untuk kedua kalinya acara business meeting yang terangkai di dalam momen Fuso Campaign PT DIPO International Pahala Otomotif (Dipo Group) dilaksanakan di Jakarta yang sebelumnya di BSD Tangerang. Tujuannya untuk menjaring calon konsumen baru serta mempertahankan customer yang loyal. Di kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat Dipo Group dan Perwakilan dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).
PT KTB yang merupakan distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso Truck dan Bus Corporation (MTFBC) di Indonesia ini untuk penjualan Jabodetabek masih dikuasai oleh Mitsubishi Fuso Fighter X. Hal inilah yang diiyakan oleh Topan Carlos, Koordinator Jabodetabek Area, PT KTB.
“Hingga akhir Quartal (Q) tiga pada September 2024 dan yang sekarang telah memasuki Q4, KTB secara market share masih mempertahankan posisinya secara komersil. Secara riset juga menyebutkan saat ini pertumbuhan market share Mitsubishi Fuso mencapai hingga 45% untuk tingkat nasional dan tetap memimpin ditempat teratas,” katanya.
Data ini berdasarkan keseluruhan tipe, namun secara spesifik Mitsubishi Canter (LDT-Light Duty Truck) untuk kategori kedua dan Mitsubishi Fuso (MDT) untuk kategori tiga
Dalam kurun waktu setahun, pria yang bertubuh tinggi ini menuturkan pergerakan market share merupakan tantangan karena harus dihadapi. Dalam masa ini market harus menghadapi situasi politik dengan adanya pemilu presiden dan pergantian pemerintahan yang sudah masih dalam status menunggu.
Kendati demikian, ia sangat yakin KTB masih mampu menjaga konsistensinya dalam mempertahankan posisinya ditingkat teratas untuk kelas truk komersil.
“Sekarang ini iklim bisnis yang cepat. Adanya perubahan tren bisnis di kota besar terutama untuk bidang logistik khususnya di segmen pulau Jawa termasuk juga Jabodetabek. Dengan semakin berkembangnya bisnis logistik maka dapat dipastikan bahwa tingkat kebutuhan kendaraan truk komersial di kelas LDT dan MDT diharapkan mengalami peningkatan,” ujarnya kepada pengendara.com.
Untuk penjualan, ia akan terus tingkatkan diakhir 2024. Saat memasuki Q1 tahun 2025 agar bisa lebih siap lagi. Tentunya harus dengan penerapan dan strategi yang tepat dan baik. Strategi yang dimaksud dengan penetrasi berdasarkan segmen yang menyasar kepada tingkat kebutuhan di masing-masing area dan perilaku masyarakatnya secara ekonomi.
Hal senada juga dikatakan Usdensi, Branch Manager Balaraja. Ia sangat setuju dengan yang dilontarkan Topan Carlos. Ia dan timnya berusaha untuk dapat mempertahankan apa yang sudah diraih oleh Mitsubishi Fuso lewat Canter di kelas LDT dan Fighter X untuk kelas MDT.



