Keseruan dan beragam acara akan terjadi di Motobuiltfest 2023 di dalam gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) di ICE BSD Serpong, Tangerang Selatan. Penyelenggaraan Motobuiltfest Speed and Garage ini di tanggal 28-29 Oktober 2023. Disinilah sesungguhnya event motor ditampilkan.
Pengendara.com-Momen IMOS 2023 akan berlangsung dari tanggal 25 hingga 29 Oktober 2023 di ICE BSD Serpong, Tangerang Selatan. Ada yang unik di dalam event yang diselenggarakan selama lima hari tersebut. Yaitu, selama dua hari akan dipersembahkannya Motobuiltfest Speed and Garage 2023 yang akan tampil di hall 9 tersebut. Tentunya kegiatan yang digagas oleh Gusno Parjo ini akan meriah, yang akan tampil berbeda dengan event event Parjo sebelumnya. Di sini akan ada dua kolaborasi, yaitu speed and garage.
“Dua sisi itulah yang akan kami gabungkan di Motobuiltfest 2023. Karena sebenarnya dua sisi yang berbeda tersebut sangatlah berbeda segmentasinya. Karena itulah di momen ini kami menyajikan lain dari biasanya. Kami satukan antara speed and garage. Speed nantinya akan mengambil segmentasi yang hobi racing. Sementara garage akan merekruit segmen para builder Indonesia, motor motor yang di custom dan lain sebagainya,” ucap Gusno, di acara meet and great Motobuiltfest speed and garage, di Papabro, Minggu (15/10/23).
Ia mengatakan, tentunya motobuiltfest yang akan gabung di acara IMOS ini akan mempersembahkan acara lainnya yang sangat menarik bagi pengendara yang mengerti akan lifestyle. Diantaranya ada freestyle, pickaward, satmori di hari Sabtu dan sunmori di hari minggunya. Tidak ketinggalan juga podcast (Edwin dan Jodi), motobuilt and work, penampilan custom Atenk Katros. Serta musik dan giveaway serta doorprize 1 unit motor dari greentech (motor listrik).
“Acara ini akan dimeriahkan oleh peserta satmori dan sunmori di dua hari tersebut. Yang start dari Shell Teras Kota dan Finish di hall 9 ICE BSD. Rencananya akan diikuti 500 biker yang hadir dari Jabodetabek dan free masuk ke Motobuiltfest Speed and Garage,” kata Gusno yang rencananya acara motobuiltfest ini akan hadir di setiap penyelenggaraan IMOS,” ucap pria yang deket dengan komunitas dan club motor di Indonesia ini.
Lebih lanjut ia menuturkan, ide motobuilt ini berawal dari pameran motor custom. Ia yakin bahwa motobuilt ini akan menggebrak dunia motor. Dan ia pun pernah membuat Parjo Red Carpet di tahun 2018.
“Dan rencananya momen tersebut dua tahun sekali, tetapi karena covid, Tertunda. Disinilah kami akan menyajikan motobuiltfest speed and garage untuk melanjutkan ide ide yang tertunda tersebut,” ucapnya.
Masih menurut Gusno, di Motobuiltfest ini akan adanya transaksi motor custom. Siapa saja yang naksir dengan motor custom silakan dibawa pulang.
“Selain itu akan ada aksi globe greentech. Motor listrik ini akan mengelilingi di dalam lingkaran globe, seperti bola dunia. Bagi pengunjung yang berani untuk uji nyala dipersilakan ikut dengan cara dibonceng. Pokoknya seru,” akhir Gusno mengakhiri wawancaranya.
Netralitas
Sementara itu untuk dunia modifikasi motor akan menampilkan motor ubahan dari para builder. Bro Chemonk, Bro Dank dan Bro Ferry akan menjadi juri. Ketiga orang juri kawakan tersebut akan memilih motor custom terbaiknya.
“Pastilah harus netral di dalam penjurian nanti. Yang pertama dilihat dari konsep, ubahannya, kerapihan dan sebagainya yang sesuai dengan kategori modification Motobuiltfest,” kata bro Chemonk yang didampingi dua juri lainnya.




