Lagi-lagi tak henti-hentinya helm G2 memberikan support kepada bapak dan anak yang touring keliling Asia, sepuluh negara. Dalam touring yang memakan perjalanan selama lima bulan, Father and Son ini akan mempromosikan batik tulis Indonesia.
Pengendara.com-Andrabells dan O’Neal adalah bintang dari perjalanan Father and Son Keliling Asia. Father and Son Ride and For Friendship (RFF) sudah memasuki volume 4. Tahap 1 hingga 3 Andrabells dan putranya keliling Indonesia dengan menggunakan motor kesayangannya, Kawasaki Versys 250 cc. Puas dan sukses mengeksplor destinasi Indonesia, saatnya di bagian ke-4 RFF ini, Father and Son tidak tanggung tanggung menggas Versys yang telah dipersenjatai dengan boks SHAD, keliling 10 negara di Asia.
“Semoga perjalanan kami ini bisa finish sampai tuntas sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan oleh tim RFF Father and Son. Perjalanan ini tidak hanya melintas di 10 negara itu, tetapi justru kami akan mengeksplor negara yang kami singgahi. Negara yang akan kami eksplor diantaranya Brunai, Singapura, Malaysia, Thailand, Laos, Kamboja, dan semoga Myanmarbdan India juga bisa kami hampiri hingga finish di Nepal, ” kata Andrabells di acara seremonial pelepasan Father and Son di official boks SHAD Indonesia, Jakarta Selatan, (3/9/23).
Menurut biker yang tergabung di Versys Owner Indonesia (VOID) ini, perjalanan dengan jarak puluhan ribu kilometer menghabiskan waktunya di atas motor selama empat bulan. Selama itulah Father and Son akan memperkenalkan wisata dan budaya Indonesia di kancah dunia. Selama perjalanan tersebut Father and Son akan mengunjungi cabang SHAD yang ada di Singapura, Malaysia, dan Thailand.
Start Father and Son dari Tanjung Priok dan kemungkinan Kamis keduanya akan tiba di Pontianak, Kalimantan.

“Kami akan gas di Minggu berikutnya, karena di Sabtu ini (9/9/23) akan ada meet and great dengan biker Kawasaki Pontianak. Minggu pagi kami akan gas Versys ke Entikong dan langsung masuk ke Brunai. Perjalanan Father and Son ini didukung oleh Bambang Soesatyo (Bamsoet) Ketua MPR dan Ketua IMI dengan supporting roda duanya. Selain Bamsoet, kegiatan kami ini juga di support oleh Kemenparekraf. Yakni produk yang kami bawa adalah wisata budaya dan batik. Dengan adanya dukungan dari dua instansi tersebut kami merasa sudah cukup,” ucap Andrabells.
Jaga Nama Baik Indonesia, Tertib Berlalulintas
Karena perjalanan keliling Asia harus safety dan aman, tentunya helm G2 memberikan dukungannya untuk event tersebut. Dalam dukungannya ini, helm G2 yang sudah melalangbuana selama 15 tahun, memberikan dana sekadarnya untuk touring kedua biker tersebut. Dan menyerahkan serta menempelkan stiker helm G2 di motor Kawasaki Versys yang menemani Father and Son selama perjalanan.
“Kami hanya berpesan untuk kedua biker, bapak dan putranya agar menjaga nama baik bangsa Indonesia. Tertib berlalulintas. Taati kebijakan dan aturan di negeri tetangga. Selamat sampai tujuan, serta kembali dengan sehat walafiat. Helm G2 mendukung dan mendoakan agar perjalanan lancar selamat, zero accident,” kata Derry Baginda Siregar yang ikut melepas Father and Son.
Menurutnya, perjalanan selama lima bulan ini bukan touring jarak jauh antar kepulauan di Indonesia, yang tentunya lebih menguasai medan jalan. Di Negera orang itu, apalagi keliling Asia dirinya yakin bahwa Andrabells dan O’Neal sudah mempelajari trek dan situasi jalan yang akan dilintasinya nanti.
“Pakailah helm di saat akan menaiki motor walaupun jarak dekat, safety riding, dan salam brotherhood on the road,” ujarnya.



