Dalam waktu dekat ini Bengkel Biel27 Mtech akan diubah namanya menjadi Biel27 Classic Racing dan akan bermain di motor lawas.
Pengendara.com-Tempatnya di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat di jalan Letjen S Parman, di pinggir jalan raya. Di bengkel yang bernama Biel27 Mtech ini menerima service dan pengerjaan motor untuk di custom. Namun tidak hanya semua tipe roda dua yang ia kerjakan untuk diubah wujud aslinya ke fisik yang lebih keren. Ia hanya menggarap sepeda motor jenis Honda.
“Di sini hanya fokus mengubah motor Honda. Contohnya, dari motor Honda Tiger dan Megapro diubah menjadi CB. Model-model klasik gitu. Motor Honda Astrea seperti Grand, Legenda juga bisa ganti badannya, menjadi fiisk C70. Pokoknya yang klasik-klasik,” kata Kubil, pemilik Biel27 Mtech yang akan segera berganti brand menjadi Biel27 Classic Racing.
Ia menuturkan, hanya mesin dan rangka yang diambil. Keseluruhannya diubah menjadi motor klasik. Mengenai bodinya, bengkel yang berukuran sedang ini telah bekerjasama dengan aftermarket untuk pengiriman bodi C70 dan CB. Dipastikan bodi itu sangat terjamin safety.
“Di sini hanya tinggal merangkai mesin dan rangka untuk penyesuaian ubahan tersebut. Lama pengerjaaannya sebulan untuk C70. Sementara CB hanya dua bulan. Hasilnya bisa didambakan untuk penampilannya. Motor lawas dengan engine oke,” ujarnya
Ia bersyukur selama ini konsumen tidak ada yang komplain mengenai hasil modifikasinya. Buktinya, motor yang telah diubah itu dibawa oleh customernya hingga ke Yogyakarta dan Lampung dari Jakarta. Tetapi demi memuaskan konsumen, ia memberikan garansi selama lima bulan.
“Untuk harganya pun sangat terjangkau, Rp5 juta custom C70 standar. Sedangkan untuk CB cukup mengeluarkan kocek Rp7 juta dengan aksesori yang standar,” tuturnya.
Untuk menambah tarikannya, Biel27 Classic Racing juga melayani ubahan mesin,dari yang standar menjadi mesin yang naik cc nya. Misalnya mesin 110 bisa dinaikkan menjadi mesin 125 cc. Dengan adanya penambahan tenaga mesin ini, konsumen menjadi puas dengan penggunaan motornya. Bayangkan, motor lawas bisa lari dengan motor masa kini.
“Ada aja sih dalam sebulan yang masuk untuk di custom. Tapi tidak tentu bila dibandingkan sebelum pandemi. Sekarang berkisar satu hingga dua motor yang masuk sebulannya. Disini menerima service harian untuk semua tipe motor,” ungkapnya.
Biasanya jika ada yang ingin memodifikasi motor sebaiknya konsultasi terlebih dahulu. Setelah kesepakatan barulah di eksekusi untuk customnya. Mengenai pembayaran 75 persen dp. Sisanya setelah selesai pengerjaan.

Kubil (kiri) bersama staf.Foto-foto: Abdi/pengendara.com
Custom
Masih menurut Kubil, awalnya ia berkecimpung di dunia motor bukan dari keturunan. Ia berterima kasih kepada Bajay Motor yang telah memberikan ilmunya, baik di mesin bodi serta kelistrikan.
“Saya kerja di bengkel Bajay Motor yang tidak jauh dari sini. Disana saya awalnya belajar kelistrikan dan memperbaiki kelistrikan. Singkatnya, semua ilmu perihal kemotoran diberikan kang Njay, pemilik Bajay Motor ke saya,” katanya.
Setelah semuanya dipelajari dan dikuasai, ia membuka bengkel di rumah orangtuanya. Waktunya, pagi hingga sore kerja di Bajay Motor. Sore hingga pukul 21.00 ia kerja sambilan di bengkel yang ia kelola sendiri.
Seiring berjalan, ia mengumpulkan dana untuk membeli perlengkapan perbengkelan sendiri. Kemudian dengan keyakinan yang kuat, dan berpamitan dengan kang Njay, ia mandiri, buka bengkel di rumahnya kini.
“Keyakinan saya bengkel klasik lebih menjanjikan. Kenapa? Lebih fokus segmentasinya dan di area sini masih sedikit pemainnya. Nah, bagi pembaca pengendara.com yang ingin mengubah penampilan Honda Astrea atau Tiger dan Megapro menjadi motor lawas silakan hubungi saya di handphone 082299037070,” katanya mengakhiri wawancaranya dengan pengendara.com.





