Father and Son Road to Aceh 7000km PP Eksplor Sumatera

0

Ride For Friendship (RFF) kedua kembali dijalani Andrabells. Bersama putranya ia jalani touring Bekasi Aceh yang menghabiskan waktu 3 Minggu.

Pengendara.com-Usai menjalani misi pertamanya di RFF pertama Bekasi-Timor Leste, Andrabells tak henti hentinya untuk mewujudkan RFF kedua. Yakni dengan jarak tempuh 7000 kilometer (km) PP. Namun saat ini Andrabells ditemani oleh seorang putranya, Syachnail. Tujuan ke Sabang ini untuk mengeksplor dunia pariwisata Indonesia.

“Father and Son adalah program RFF kedua. Kali ini saya tandem bersama anak, Syachnail (19 tahun). Kami menunggangi Kawasaki Versys 250cc. Selain untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di era new normal, di dalam perjalanan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Di jalan nanti kami akan membagi-bagikan masker. Saya dan Oneal (nama panggilan Syachnail) akan start dari Limos Cafe, Minggu, 22 Agustus hingga 12 September 2021,” kata Andrabells saat konferensi pers, Rabu (18/8/21) di Limos Cafe, Bekasi.

Keduanya akan menjajaki roda duanya di empat pulau yang dilintasi, Nias, Samosir, Weh dan Bukittinggi. Keempat pulau itulah yang nantinya akan dieksplor tuntas, baik dari segi panorama alamnya dan kuliner khas makanan daerahnya. Begitujuga dengan kerajinan-kerajinan yang dihasilkannya. Hingga bertitik finish di nol kilometer, Sabang dengan estimasi kecepatan di 70-100 kilometer per jam.

“Saya yakin bahwa di Indonesia ini masih banyak sekali yang akan di eksplor, entah itu dari keindahan alam, kuliner, kerajinannya dan keseniannya. Pokoknya kami akan kupas tuntas dan mengabadikan momen terindah di empat pulau tersebut,” ujarnya.

Janji Seorang Ayah

Ternyata keberangkatannya ini karena janjinya Andrabells sebagai seorang ayah ke putranya. Ketika touring RFF pertama ia jalani, ia sempat berucap dan berjanji RFF kedua akan diwujudkan bersama anak prianya yang kini masih berusia 19 tahun. Tentunya sebelum RFF kedua ini, Andrabells sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyukseskan perjalanannya. Seperti memberikan edukasi kepada Oneal.

“Persiapannya sudah empat bulan lalu, mulai memberikan arahan, coaching clinic serta latihan menunggangi Versys dengan baik dan benar. Perjalanan selama empat bulan tersebut beragam trek yang dijalani Oneal, dari jalan aspal hingga trek bebatuan, tanah dan pasir serta mengikuti acara Moto Camp 1-4,” kata Andrabells.

Ia mengakui, awalnya Oneal tidak terbiasa riding dengan Versys, namun dengan terus menerusnya latihan, kini ia sudah meraih sertifikat Indonesia Ride Adventure (IRA) mengendarai motor dual purpose. Andrabells menilai putranya sudah siap, baik skill dan mental serta management riding untuk menjalani misi dan visi RFF kedua. Persiapannya sudah 100 persen, tinggal memutar gas motor di hari keberangkatan.