Berikut Ungkapan Perempuan Indonesia di Hari Kartini

Tepat di hari ini, Rabu, tanggal 21 April adalah hari Kartini. Dimasa Raden Ajeng Kartini, ia berhasil mengangkat derajat kaum perempuan. Kini, perempuan Indonesia berhasil meraih kesuksesannya dalam berkarir dan berprofesi. Berikut ungkapan tiga perempuan Indonesia mengenai hari Kartini yang berhasil kami wawancarai.

Pengendara.com-Ajisela Agripina adalah seorang ladies biker yang perjalanan touringnya tidak lagi diragukan. Beberapa waktu lalu, Jisel, demikian nama panggilannya ini melakukan misinya ke Bali dari Jakarta dengan mengendarai Royal Enfield. Visi dan misinya untuk lebih sosialisasikan safety riding dikalangan para pengendara wanita. Dalam perjalanannya tersebut, Jisel berhasil Kampanyekan misinya tersebut dan didukung oleh IMI Pusat. Inilah secuil perjuangannya. Lalu, apa katanya di hari Kartini?

“Menurut saya sekarang ini sudah banyak banget perempuan hebat yang berdiri sendiri-sendiri. Dan telah membangun kekuatan di dalam dirinya sendiri. Saya yakin bahwa perempuan Indonesia mempunyai keunggulannya masing-masing, baik dibidang karir, ibu rumah tangga dan lain sebagainya,” kata Jisel.

Ia mengatakan, kemandirian yang harus dimiliki seorang perempuan yaitu bisa dalam segala hal. Misalnya, memasak, bekerja diluar rumah, sebagai ibu rumah tangga, ladies biker, motoran atau apapun kegiatannya.

“Contohnya saya sebagai ladies biker yang punya hobi motoran. Saya bertanggung jawab dengan apa yang saya lakukan dalam motoran tersebut. Bebas melakukan apapun yang bisa dipertanggungjawabkan. Yang terpenting adalah sebagai perempuan selalu ingat akan kodratnya sebagai wanita.

Hal senada juga dikatakan Amelia Intan. Perempuan yang bekerja sebagai Public Relation PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ini menuturkan, sebagai perempuan harus membangun kekuatan di dalam dirinya. Yang dimulai dari keberanian untuk memulai sesuatu tanpa harus takut akan stigma orang lain, selama hal itu positif dan membangun.

“Kemandirian yang aku sendiri pegang sebagai wanita adalah sifat yang tidak terlalu bergantung pada orang lain. Terlepas memang kita pasti membutuhkan bantuan satu sama lain. Namun kadang ada masa dimana kita harus berjuang sendirian dan disitulah kita harus berani berinisiatif mengatasi kendala yang kita hadapi,” ujar Amelia kepada Pengendara.com via WhatssApp.

Begitujuga dengan ungkapan Intan Aulia S yang bekerja sebagai Public Relation BMW Motorrad Indonesia. Sebagai wanita ia mengatakan, hanya diri sendiri yang bisa menentukan arah hidup. Yang tidak bisa ketergantungan dengan orang lain.

“Sebagai wanita Indonesia harus memiliki kualitas dalam diri. Kita hanya harus tahu cara meningkatkan energi yang tersimpan dan mengasah kualitas tersebut. Dengan cara, ingat Tuhan. Atur emosi. Hiraukan omongan orang lain. Dalam bahasa gaulnya cuek. Asah kemampuan diri. Adaptasi dengan perubahan,” kata Intan.

Ia menuturkan, sebagai perempuan apabila sudah gagal harus menerimanya dan memperbaiki kesalahan yang telah dilakukannya itu. Wanita itu harus rutin berolahraga. Kenapa? Karena dengan tubuh sehat ada jiwa yang kuat.

“Misalnya sekarang ini jamannya medsos. Sebagai perempuan harus menggunakan media sosial dengan bijak. Hargain diri sendiri. Beraktifitas sosial. Dan, lupakan masa lalu serta jangan khawatir masa depan, move on,” ungkapnya.

Kemandirian yang harus dipunyai oleh perempuan di era Kartini jaman sekarang adalah cara membela diri. Pandai mengelola keuangan. Melakukan perjalanan sendiri, biar tidak menyusahkan orang lain. Ketahui dengan betul apa yang bisa membuat perempuan Indonesia bahagia.

Latest Posts