Pengendara.com, Jakarta — Seluruh aktivitas dan bisnis industri otomotif menjadi terganggu dengan adanya Covid-19, hal ini pun sangat dirasakan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) yang merosot penjualannya hingga April tahun ini yang hanya mencapai 37.033 unit untuk ritail di banding tahun lalu untuk periode yang sama sebanyak 50.457 unit.
“Angka retail kami di April hanya tercapai penjualan 18 persen dibanding dengan tahun lalu. Kalau April tahun lalu itu sekitar 10.200 unit, nah sekarang 1.855 unit,” ungkap Yusak Billy, Business Inovation and Sales & Marketing Director PT HPM dalam Ngobrol Virtual Dulu (NGOVID) yang diadakan Forum Wartawan Otomotif (Forwot) secara Virtual Conference pada Jumat (8/5).
Yusak juga menambahkan bahwa angka wholesales lebih parah lagi karena hanya tercapai 10 persen atau turun hingga 90 persen dari tahun lalu. Hal ini disebabkan karena pabrik Honda juga tutup produksi sementara sehingga tidak ada pasokan mobil ke dealer Honda dari pabrik.
Melihat kondisi semacam ini HPM membuat strategi untuk tetap melayani konsumen melalui layanan Home Service atau melayani servis panggilan ke rumah konsumen dan tidak fokus pada penjualan saja meski HPM telah melakukan penyesuaian stok produksi agar stok unit di dealer tetap sehat, tidak bertumpuk karena kondisi pasar sedang drop.
Program Home Service Honda saat ini didukung sebanyak 118 dealer di berbagai kota di Indonesia untuk melayani konsumen yang membutuhkan perawatan atau perbaikan mobil tanpa meninggalkan rumah masing-masing.
Dalam menjalankan tugasnya Honda juga menerapkan berbagai prosedur kesehatan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan konsumen, dimana sebelum melakukan pekerjaan di rumah pelanggan teknisi Honda yang bertugas akan diperiksa kesehatannya terlebih dahulu dan akan disertakan form hasil pemeriksaan kesehatan tersebut.
Selama melakukan pekerjaan, teknisi juga wajib mengenakan masker dan menyemprotkan cairan disinfektan pada bagian interior mobil meliputi setir, transmisi, kursi, gagang pintu bagian luar dan dalam, area sekitar Switch Door Mirror, Lining Door dan lainnya.
Pekerjaan servis yang dilakukan meliputi perawatan berkala mulai dari 1.000 sampai dengan 100.000 km, serta perbaikan ringan seperti perbaikan karet wiper dan aki. Untuk perbaikan dan proses perawatan berkala yang membutuhkan peralatan khusus yaitu 40.000 km, 60.000 km dan 80.000 km, Honda menyediakan layanan Pick Up Service untuk menjemput mobil pelanggan ke bengkel resmi terdekat.
“Untuk saat ini kami belum bisa membuat prediksi kedepannya karena kondisinya masih berubah, saat ini fokus pada operasi secara efisien dan memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen. Kami berharap masalah ini segara selesai dan pasar bisa pulih secara bertahap.” tutup Yusak.



