Toyota Ajak Atlet Muda Berprestasi Melalui Program Satria

    0

    Pengendara.com— PT Toyota-Astra Motor (TAM) merilis sebuah program pencarian atlet muda berbakat Indonesia melalui  Satria yang artinya Satukan Bakat Negeri Kita, dimana kegiatan ini sebagai lanjutan dari inisiatif global Toyota yakni Start Your Impossible yang dilakukan pada tahun lalu.

    Program yang dimulai pada Rabu (28/8) bertempat di The MAJ Senayan Golf, jalan Asia Afrika Senayan Jakarta dihadiri oleh Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Atlet nasional Marcus Fernaldi Gideon dan Ni Nengah Widiasih yang terlibat dalam program ini sebagai mentor pada motivational workshops serta tiga orang mentor, yaitu Richard Sambera mantan atlet renang, Nino Susanto, tokoh olahraga disabilitas di Indonesia, dan Eko Widodo, wartawan olahraga.

    Marcus Fernaldi Gideon dan Ni Nengah Widiasih atlet muda beprestasi yang akan berbagi pengalaman dan menginspiasi

    “Indonesia mempunyai komitmen tinggi untuk memberikan kontribusi konkret bagi bangsa dan masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui program pencarian atlet muda berbakat Indonesia (athlete scouting) lewat Satria. Berbeda dari sponsorship pada umumnya, Toyota tidak hanya mendukung atlet-atlet pro yang sukses seperti Marcus dan Widiasih, tapi juga memberikan dukungan kepada atlet-atlet muda potensial yang mempunyai semangat Start Your Impossible dalam dirinya.” kata Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM dalam acara press conference.

    Pencarian atlet muda melalui Satria ini bertujuan untuk turut membantu para atlet muda potensial khususnya yang berusia di bawah 20 tahun dimana dukungan Toyota terhadap atlet tersebut disesuaikan dengan kebutuhan mereka masing-masing, baik secara keuangan, training, mentoring, maupun coaching, demi membantu mewujudkan impian mereka untuk menjadi juara.

    Hal Ini sejalan dengan komitmen Toyota untuk menghadirkan kebebasan mobilitas bagi semua orang, terlepas dari apa pun keadaan para atlet muda dan potensial ini mendapatkan kesempatan untuk mengejar cita-citanya dan menantang sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.

    Tiga orang mentor yang terdiri dari Richad Sambera, Nino Susanto dan Eko Widodo akan membimbing program ini secara langsung

    Dalam waktu enam bulan 20 atlet muda potensial akan dipilih dan diberikan development/financial support sesuai dengan kebutuhannya masing-masing untuk mengikuti berbagai turnamen. Kemudian, panitia akan memilih 6 orang yang akan diberi kesempatan untuk berkunjung ke Olympic Games & Paralympic Games Tokyo 2020.

    Program Satria ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan demi membantu para atlet muda potensial mewujudkan impiannya menjadi juara di bidang olahraganya masing-masing. Semoga, Satria memberikan dampak positif bagi pengembangan atlet dan pertumbuhan olahraga Indonesia di masa depan sehingga dapat melahirkan para atlet juara di level nasional, regional dan Internasional.