
Pengendara.com—Estu adalah pria 26 tahun kelahiran Jakarta yang hobi musik rock dan bola ini juga punya cita-cita jalan-jalan naik motor sampai Inggris. Walaupun ia sebagai difabel, tetapi dirinya terus eksis dan tetap semangat untuk menjalani hobinya yang gemar motoran.
“Terus terang saja, saya pengen ke Inggris. Saya ingin bertemu bikers difabel di sana. Saya ingin tahu bagaimana difabel di sana mendapatkan fasilitas dan penghargaan dari negaranya,” kata Estu.
Ia yang berpendidikan desain ini, membagi sebuah pesan cinta untuk pengendara difabel lainnya. Kuncinya adalah keberanian dan tekad yang kuat untuk menjalani touring dan kehidupan ini. Apalagi ingin mempunyai motor sport seperti dirinya, Suzuki GSX 150.

“Yang penting adalah tekad dan keberanian. Walaupun saya cacat sejak lahir, justru harus membuka diri untuk dunia luar. Nah jika brother difabel lainnya yang hobi otomotif, pilihlah kendaraan yang sesuai dengan kemampuan. Yang sesuai kondisi fisik,” ucap Estu lagi yang sering dikasih jempol di jalan raya saat ia menggas motornya.
Suzuki GSX 150 adalah motor yang dipilihnya. Alasannya bahwa motor ini merupakan sepeda motor kesukaannya dan sangat spesial. Roda dua yang mempunyai fairing ini diserahkan kepada bengkel khusus memodifikasi motor difabel dikawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat dengan total modifikasi Rp15 juta.
“Awal pakai ini tahun 2019. Beli baru, langsung dimodifikasi di Cempaka Putih yang memang bengkel khusus untuk difabel,” kata dia.

Tentunya untuk dipergunakan sama Estu sang modifikator harus menyesuaikan kedudukan Estu agar nyaman dan aman. Yang jelas adanya penambahan roda, yang awalnya dua roda menjadi tiga roda.
Iya benar mas, kaki-kaki motor Suzuki GSX 150 saya ini diubah. Adanya penambahan roda, persneling yang dimodifikasi seperti di Vespa dengan kontrol di kiri setang. Rem belakangnya juga model pencet. Ini saya lihat kayak model Ducati. Lebih ke kaki-kaki yang banyak keluar dananya,” ujar Estu di Cikang Coffee and Resto acara Kumpul Bulanan Pengendara (KBP) Kedua.
