Royal Enfield menghadirkan 'Classic 500 Pegasus ke Indonesia dengan edisi terbatas.Foto Koes/Pengendara.com
PT Denka Pratama

Pengendara.com—Terinspirasi oleh kisah nyata tentang sepeda motor perang dunia kedua serta sebuah bentuk penghormatan untuk mengenang Royal Enfield RE/WD 125 ‘Flying Flea’, sepeda motor ringan yang digunakan pasukan terjun payung tentara Inggris pada masa itu, Royal Enfield menghadirkan ‘Classic 500 Pegasus ke Indonesia dengan edisi terbatas.

Kendaraan roda dua ini diperkenalkan Rabu (14/11) di showroom Royal Enfield di jalan Pejaten Barat I No. 3, Pasar Minggu Jakarta Selatan ini sangat terbatas hanya 40 unit untuk pasar di Indonesia. Alasanya Classic 500 Pegasus di produksi secara eksklusif.

Royal Enfield yang merupakan perusahaan motor tertua dengan produksi berkelanjutan menawarkan Classic 500 Pegasus kepada para pegiat sepeda motor yang hanya di produksi sebanyak 1000 unit secara global dan 40 unit disediakan untuk pasar Indonesia yang dibandrol seharga Rp109.900.000,- on the road Jakarta.

Royal Enfield memiliki sejarah panjang dan membanggakan dalam memproduksi perangkat arteleri, amunisi hingga sepeda motor pada masa perang dunia dalam menyuplai pasukan bersenjata India dengan sepeda motor  termasuk untuk pasukan bersenjata Inggris dan pemerintahan Rusia hingga tercipta moto ‘Made Like a Gun Since 1901’.

Sedangkan mengenai kisah produksi Royal Enfield pada masa peperangan yang paling diceritakan adalah sepeda motor bermesin 2 tak 125 cc yang di pakai pasukan terjun payung Ingris dalam menggempur pertahanan musuh termasuk operasi D-Day dan Arnhem yakni The Flying Flea.

Kisah  Flying Flea sangat luar biasa dan menginspirasi serta memiliki sejarah yang tidak dimiliki sepeda motor manapun, sepeda motor militer yang tangguh yang telah dan tetap menjadi bagian penting dari sejarah Royal Enfield dimana Royal Enfield mempertahankan unsur klasik, sederhana dan tangguh dalam menciptakan sepeda motor.

Terinspirasi oleh kisah nyata tentang sepeda motor perang dunia kedua serta sebuah bentuk penghormatan untuk mengenang Royal Enfield RE/WD 125 ‘Flying Flea’ Foto Koes/Pengendara.com

Logo Pegasus

Setiap unit sepeda motor Clasic 500 Pegasus memiliki logo Pegasus berwarna marun dan biru yang merupakan logo resmi dari rencana Resimen Terjun Payung  pada tangki bahan bakar  serta nomor seri individual. Stiker Royal Enfield ‘Made Like A Gun’ yang sangat terkenal pada kotak baterai atau aki juga merupakan peringatan akan sejarah sang mesin.

Logo yang ada pada Royal Enfield Clasic 500 Pegasus dibuat berdasarkan logo asli yang di gunakan pada Flying Flea pada masa perang dunia kedua oleh 250th (Airborne) Light Company kini menjadi koleksi resmi Royal Enfield di pusat teknologi Royal Enfield di Inggris.

Royal Enfield Clasic 500 Pegasus memiliki pilihan warna bertemakan peperangan yaitu Service Brown dan Olive Drab Green kecuali di India hanya tersedia Service Brown. Dan berbagai gear yang terinspirasi dari sejarah sepeda motor itu juga tersedia dalam bentuki kemeja, kaos, topi, pin kerah, tas dan helm serta asesories dari koleksi tersebut yang dihias dengan lencana resmi militer juga emblem Pegasus.

Royal Enfield yang merupakan perusahaan motor tertua dengan produksi berkelanjutan menawarkan Classic 500 Pegasus kepada para pegiat sepeda motor yang hanya di produksi sebanyak 1000 unit. Foto Koes/Pengendara.com

Setiap sepeda motor yang diminati tersedia dalam jumlah terbatas di lengkapi dengan satu set pannier kanvas custom  bergaya militer dengan emblem Pegasus serta diberikan tanda otentik khas sepeda motor militer termasuk grip stang warna coklat, tali kulit dengan gesper kuningan pada filter udara, peredam suara, rem, kickstart, pedal dan panel lampu depan berwarna hitam semuanya untuk melengkapi tampilan masa perang.

Dealer Suzuki