PT Denka Pratama

Pengendara.com-Nama Acit sudah beken sejak ia masih kecil hingga sekarang. Tak heran bila profesi yang digelutinya kini, berjualan nasi goreng tetap menggunakan nama kerennya tersebut.

Nasi Goreng Bang Acit menyajikan menu pilihannya, nasi goreng dan mi serta kwitiauw yang siap disantap pada pukul 18.00 hingga 23.00 WIB setiap harinya.

Nasi goreng bang Acit mempunyai ciri khas, yaitu nasi goreng racing. Kenapa? Karena bang Acit merupakan doyan balap dan hobi bermain motor di Sentul. Nah untuk pengolahan menu di sini pun ‘racing’. Artinya sangat cepat penyajiannya tanpa mengurangi bumbu dan rasanya. Asyik nih sepertinya untuk menyantap nasi gorengnya?

Olahan menu mi goreng bang Acit sangat istimewa.Foto Odank/Pengendara.com

Bang Acit mempunyai gaya dalam memasak menu di stand tenda yang beralamat di Villa Nusa Indah 2, Bojong Kulur, Bogor. Gayanya tetap racing. Goyangan ala racingnya tetap diterapkan.
Sekejap aroma nasi goreng yang dimasaknya sudah tercium. Dan semakin penasaran untuk cepat-cepat mencicipi nasi goreng racingnya. Nasi goreng yang diatasnya ditaburi bawang goreng ini memang mempunyai rasa khas yang beda dengan nasi goreng lainnya.

“Seluruh bumbu nasi, mi dan kwetiauw di sini dari resep hotel. Mulai dari olahan rempah-rempah hingga ke kecapnya dari hotel,” kata Bang Acit yang pernah punya pengalaman kerja di hotel Santika, Bekasi.

Nasi goreng bang Acit porsinya mengenyangkan.Foto Odank/Pengendara.com

Putra kedua Panglima Garnic ini mengatakan, dari pengalaman kerja itulah kini masih terpakai untuk menerapkan ilmunya di sajian olahan makanannya. Tempat makan yang berada di depan jalan raya Villa Nusa 2 ini takaran porsinya juga berbeda.

“Satu porsinya saya kasih lebih. Tidak satu porsi benar benar satu porsi tetapi saya lebihkan. Kasihan kan jika ada pembeli yang uangnya pas-pasan sementara pembeli tersebut sangat lapar berat,” ujar pria yang berusia 19 tahun ini sambil tersenyum.

Bang Acit berpose di depan gerobak nasi gorengnya yang disandingkan dua motor.Foto Odank/Pengendara.com

Pria yang bertubuh tinggi ini jika sudah memasak, tak pernah henti untuk terus melayani pembelinya. Tak heran beberapa waktu lalu pernah nasi gorengnya sudah habis terjual.

“Kemarin saja nasi goreng bang Acit habis. Padahal baru jam 20.00 lho,” katanya, Jumat (11/9/20).

Lalu, bagaimanakah dengan harganya? Sangat terjangkau untuk pecinta kuliner.

Menu Nasi Goreng Bang Acit.Foto Odank/Pengendara.com

Anda penasaran dengan rasa racing nasi goreng bang Acit? Silakan datang dan mencicipinya. Jangan lama lama nanti keburu ludes.

Saking cintanya dengan dunia motor, pakaian yang digunakan bang Acit bercorak motor.Foto Odank/Pengendara.com
Dealer Suzuki