Suzuki Hayabusa, dengan kapasitas mesin 1.299 cc mampu menghasilkan tenaga 173 bhp, foto: istimewa/Pengendara.com.
PT Denka Pratama

Pengendara.com—Pabrikan motor asal Jepang Suzuki akan melakukan langkah stop produksi, atau suntik mati untuk sementara pada motor tercepatnya. Suzuki Hayabusa, yang memiliki mesin empat silinder dan menjadi motor tercepat sejak 20 tahun lalu kehadirannya.

Penghentian produksi sementara Hayabusa untuk pasar global ini akan diberlakukan pada 31 Desember 2018 mendatang. Dan menjadi yang pertama bagi Suzuki untuk melakukan hal ini, dimana kehadiran Suzuki Hayabusa telah sukses menjadi tunggangan yang menjadi bahan perbincangan, karena predikat yang di sandangnya sebagai motor tercepat di dunia sejak diluncurkan perdana pada tahun 1998 silam.

Suzuki saat ini tengah melakukan pengembangan untuk generasi terbaru Hayabusa. Bahkan sejak meluncur hingga kini, produk kelas premium Suzuki ini belum pernah menerima asupan teknologi Euro 4. Hal inilah yang membuat Suzuki Hayabusa terbentur oleh regulasi dari Peraturan EU 168/2013, yang telah diberlakukan pada Januari 2016 lalu.

Dari aturan tersebut, Suzuki diberi kesempatan tenggang waktu dua tahun untuk menjual unit sepeda motor yang tersisa, dengan produksi akhir pada pada tanggal 31 Desember 2018.

Sebagaimana diketahui Suzuki Hayabusa memiliki mesin empat silinder lurus dengan kapasitas 1.299 Cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 173 bhp. Dengan tenaga tersebut motor ini mampu menembus kecepatan hingga 312 kilometer per jam.

Dealer Suzuki