Ajisela Agrippina, jelajah Alam Borneo, Kalimantan selama 23 hari.Foto Dok Jisel/Pengendara.com
PT Denka Pratama

Pengendara.com-Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali menyelenggarakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah yang dikomandoinya. Hal ini semata mata untuk memutuskan mata rantai penularan virus Corona yang masih saja merajalela di wilayah DKI.

Buktinya kata Anies, beberapa Rumah Sakit di Jakarta sudah dipenuhi oleh pasien covid-19. Dengan tegasnya sang Gubernur memutuskan dan merapatkan tentang pelaksanaan PSBB yang kini dijalankannya untuk warga DKI.

Dengan adanya gelaran PSBB tersebut, tiga bikers sempat kami kutip komentarnya. Berikut hasilnya.

Jisel, seorang biker perwakilan Female Rider mengatakan, pada dasarnya dirinya ikut dengan keputusan dan pelaksanaan PSBB itu. Dirinya yakin, PSBB yang diterapkan pemerintah DKI Jakarta adalah kebijakan yang terbaiknya.

Jisel biker Female Riders.Foto Dok Pribadi/Pengendara.com

“Namun pemerintah juga perlu memikirkan lagi kebutuhan masyarakat, terutama yang kecil. Karena belum ada kemampuan dari atas untuk mencukupi kebutuhan masyarakatnya. Saran ku, cukup lebih mengetatkan protokol kesehatan (masker/facesheeld) dan tempat untuk cuci tangan di titik titik tertentu dan keramaian. Selebihnya izin-izin demo dan mengadakan keramaian di Jakarta dibatasi,” kata Jisel.

Menurut ladies biker yang gemar berpetualang ini, di masa PSBB pemerintah harus lebih bijak dan cerdas dalam mengambil langkah ke depannya. Jangan sampai justru pemerintah DKI Jakarta yang membatasi perekonomian.

Demikian yang dituturkan oleh Gunadi, seorang biker perwakilan dari Bikers Indonesia. Ia mengatakan, poin utama dari PSBB adalah melaksanakan protokol kesehatan terhadap antisipasi penyebaran covid-19 dan menjaga kesehatan.

Gunadi, Bikers Indonesia yang namanya sudah berkibar dan berpetualang.Foto Dok Pribadi/Pengendara.com

“Saya berharap kegiatan ekonomi dan sosial tetap berjalan seperti biasa, karena kita tidak dapat berbuat banyak sampai ditemukannya vaksin yang benar-benar ampuh untuk menangkis Corona,” ujar pria yang bertubuh tinggi ini, Senin (14/9/20).

Lain halnya yang diungkapkan Angga, biker Garda Ninja Club (Garnic) Bekasi. Ia mencurahkan isi hatinya. PSBB di Jakarta kurang tepat dillakukan jika hanya pembatasan tempat tempat wisata saja. Karena masih banyak karyawan perusahaan yang harus bekerja karena peraturan di kantornya.

Angga bikers Garnic.Foto Dok Pribadi/Pengendara.com

“Menurut saya lebih tepatnya jika memang ingin PSBB harusnya semuanya memang di lockdown agar benar-benar tidak ada lagi yang bisa berkeliaran kemana-mana,” katanya.

Dealer Suzuki