Fungsi Roller dan Pulley pada motor matik, foto: istimewa/Pengendara.com.
PT Denka Pratama

Pengendara.com—Motor bertransmisi otomatis atau matic atau matik saat ini menjadi primadona para pengendara roda dua, karena memiliki banyak fitur menarik dan sistem kerja mesin yang lebih efisien. Dibalik semua kemudahannya, terdapat beberapa komponen penunjang penting pada mesin penggeraknya, yakni Pulley dan Roller.

Kami merangkum penjelasan Bro Wansko dari bengkel D’Moto, yang berlokasi di bilangan Cileduk Tangerang, mengenai Roller bagi motor matic, agar sedikit banyak kita memahami cara kerjanya.

Motor matik dibekali dengan system CVT (Continous Variable Transmission) sebagai mesin penggerak, yang memudahkan para pengendara dalam menggunakannya tanpa harus memindahkan gigi (persneling). Dan di dalam CVT inilah Pulley, Roller dan drivebelt bekerja sebagai penggerak.

Roller merupakan komponen yang berada pada bagian pulley atau biasa disebut dengan pulley primer. Yang terhubung dengan drivebelt yang berinteraksi dengan roller sebagai pemberat yang mengatur besar kecilnya diameter pulley yang berhubungan dengan perbandingan reduksi putaran mesin.

“Roller berbentuk bulat, dengan fungsi mempermudah pergerakan di dalam pulley. Roller sendiri memiliki jangka waktu pemakaian, dan dapat dilihat dari bentuknya. Jika sudah tidak bundar maka Roller sudah waktunya diganti. Roller yang bagus dan mampu menghasilkan top speed yang maksimal sebaiknya gunakan Roller yang memiliki ukuran lebih berat. Dan sebaliknya, jika ingin mendapatkan akselerasi yang lebih responsif namun top speed sedikit berkurang dapat menggunakan Roller yang lebih ringan.”

“Kondisi Roller yang sudah tidak baik juga dapat dikenali dengan adanya suara pada bagian box CVT, dan sebaiknya lakukan pengecekan dan penggantian, karena dapat berimbas merusak komponen yang lainnya,” kata Bro Wansko.

Dealer Suzuki