Kompressor PENA Touring 2026 Tempuh 125 Km, 40 Jurnalis Taklukkan Jalur Menantang Bogor

0

Bukan sekadar turing menggunakan sepeda motor, Kompressor PENA Touring 2026 menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antarsesama awak media. Digelar pada 3–4 Oktober 2026, kegiatan ini diikuti sekitar 40 jurnalis dari berbagai media dengan menempuh perjalanan sekitar 125 kilometer.

Pengendara com-Menariknya, rute yang dipilih bukan sekadar jalur perkotaan. Peserta diajak menjajal karakter jalan perbukitan Bogor, mulai dari Yasmin, Cigombong, hingga Cijeruk, sebelum mencapai destinasi akhir di Villa Larasjati 1, Cijeruk, Megamendung.

Perjalanan dimulai dari titik kumpul Nissan Yasmin. Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menuju Salada Fam, Cigombong, kemudian melanjutkan perjalanan menuju kawasan Cijeruk.

Rute tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta. Sejumlah jalur menanjak dan berliku menjadi bagian dari perjalanan, sekaligus menguji kesiapan pengendara dalam menjaga ritme berkendara selama touring.

40 Jurnalis Dibagi Dua Rombongan

Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, Kompressor PENA menerapkan sistem pembagian rombongan menjadi dua kelompok.

Langkah ini dilakukan bukan tanpa alasan. Selain menjaga kelancaran perjalanan, pembagian rombongan bertujuan meningkatkan efektivitas komunikasi sekaligus menjaga aspek keselamatan berkendara.

Format tersebut membuat perjalanan lebih terorganisir. Para peserta tetap dapat menikmati perjalanan tanpa mengabaikan faktor safety yang menjadi bagian penting dalam kegiatan touring.
Bagi Kompressor PENA, kegiatan perdana ini juga menjadi momentum untuk membangun agenda positif yang dapat dilanjutkan pada kesempatan berikutnya. .

Bukan Sekadar Touring, Ini Wadah Silaturahmi Media

Kesibukan awak media dengan tuntutan mengejar informasi dan membuat berita setiap hari membuat kegiatan seperti ini memiliki arti tersendiri.
Kompressor PENA Touring 2026 menjadi ruang untuk bertemu secara lebih santai, bertukar informasi, sekaligus mempererat hubungan antarsesama jurnalis yang selama ini banyak berinteraksi dalam aktivitas peliputan.

Terlebih, sektor yang menjadi perhatian para peserta tidak hanya industri kendaraan bermotor. Ekosistem otomotif juga mencakup industri pendukung hingga sektor aftermarket yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai lapisan.

Karena itu, komunikasi antarmedia menjadi bagian penting dalam menyampaikan perkembangan industri otomotif kepada masyarakat.

ADX Tire: Rutenya Menantang, Acaranya Menarik
Technical Director ADX Tire, Dwijono Priatmadi, turut merasakan langsung pengalaman Kompressor PENA Touring 2026.

Menurutnya, meski jarak perjalanan relatif pendek, pemilihan rute membuat touring tetap memberikan tantangan tersendiri.

“Terima kasih sudah diajak ikut touring bareng. Dengan jarak pendek tetapi punya pilihan jalur yang menantang. Acaranya sangat menarik, destinasi lokasi yang menantang, antar-member jurnalis yang ikut punya kerekatan,” ujar Dwijono.

Tidak hanya berkendara, peserta juga mendapatkan berbagai aktivitas pendukung. Mulai dari presentasi, kuis, hingga doorprize dari sejumlah sponsor yang ikut mendukung kegiatan.

“Selain materi presentasi juga ada kuis, doorprize dari semua sponsor yang ikut. Sukses selalu, kita tunggu acara Kompressor PENA mendatang,” tambahnya.

Tes Skuter Listrik Adventure

Antusiasme juga terlihat dari perwakilan Indomobil eMotor, Randy Aditya. Menurutnya, konsep yang ditawarkan Kompressor PENA menarik karena tidak hanya menghadirkan aktivitas touring, tetapi juga membuka ruang sharing dan pertukaran informasi mengenai perkembangan kendaraan listrik.

“Rasanya senang banget bisa touring, sharing dan tukar informasi terkait hal-hal yang menjadi concern dari Indomobil eMotor,” ungkap Randy.

Indomobil eMotor sendiri membawa sejumlah produk seperti Adora, Sprinto, dan Tyranno. Salah satu yang mendapat perhatian adalah Tyranno karena karakter produknya dapat diuji langsung melalui jalur dengan tanjakan yang cukup ekstrem.

“Sebagai brand yang baru masuk 2025 ini, melalui varian Adora, Sprinto, Tyranno, terutama untuk Tyranno bisa dites langsung oleh media dengan jalur tanjakan ekstrem. Kelebihan fiturnya dirasakan langsung sebagai skuter listrik bergaya adventure,” jelasnya.

Menurut Randy, pengalaman langsung di lapangan menjadi salah satu cara menarik untuk memperkenalkan karakter kendaraan kepada awak media.

Ia pun berharap agenda riding dan touring Kompressor PENA dapat terus berkembang.

“Saya berharap riding dan touring Kompressor PENA ke depannya bisa makin sukses. Saya berharap suatu waktu unit dari Indomobil eMotor bisa digunakan semuanya oleh kawan-kawan dari Kompressor PENA,” tuturnya.

Didukung Banyak Brand Otomotif

Kompressor PENA Touring 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai perusahaan dan brand yang berkaitan dengan industri otomotif serta sektor pendukungnya.

Sejumlah pihak yang memberikan dukungan antara lain Indomobil eMotor, JNE Express, Wahana Makmur Sejati, Retouch, ADX Tire, Mitsubishi Motors, BAW, Media Arya Wira, RMF, GWM, Tekiro, Neuton, Hasston, Ferrox, Kawasaki, Suzuki, QJ Motor, Vespa, Nine, dan Respiro.

Keterlibatan berbagai brand tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas media, industri otomotif, aftermarket, dan komunitas memiliki hubungan yang cukup erat.

Kompressor PENA, Wadah Jurnalis Bermotor

Kompressor merupakan Komunitas Press Bermotor, sebuah komunitas yang mewadahi para awak media yang memiliki aktivitas touring menggunakan sepeda motor ke berbagai wilayah.

Sementara PENA merupakan kepanjangan dari Persaudaraan Insan Media, yang menjadi wadah komunikasi bagi para pelaku industri pers.

Melalui Kompressor PENA Touring 2026, kedua semangat tersebut dipertemukan dalam satu kegiatan yang mengedepankan silaturahmi, komunikasi, pengalaman berkendara, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru.

Dengan suksesnya agenda perdana ini, Kompressor PENA diharapkan dapat kembali menghadirkan kegiatan serupa dengan rute dan konsep yang semakin menarik.

Bagi para jurnalis, perjalanan 125 kilometer tersebut bukan hanya soal mencapai garis akhir. Ada silaturahmi, pengalaman, dan cerita baru yang dibawa pulang dari setiap kilometer perjalanan.