Kolaborasi antara Tekiro dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sukses menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus dunia pendidikan. Melalui program servis gratis kendaraan dan pelatihan otomotif, sebanyak 300 kendaraan berhasil mendapatkan perawatan tanpa biaya, sementara 160 mahasiswa memperoleh pembekalan teknis untuk menghadapi dunia kerja industri otomotif.
Pengendara.com-Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Ole-Ole Ngagel, Surabaya, pada Sabtu (6/6), menjadi salah satu program pengabdian masyarakat dan pengembangan sumber daya manusia terbesar yang digelar di Kota Pahlawan tahun ini.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Ratusan pemilik kendaraan memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan layanan servis gratis yang disediakan oleh tim mekanik dari Lembaga Bengkel Mahasiswa Mesin (LBMM) ITS.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 275 unit sepeda motor dan 25 unit mobil berhasil ditangani. Layanan yang diberikan meliputi servis ringan, penggantian busi, penggantian oli mesin, hingga oli gardan.
Seluruh proses pengerjaan dilakukan menggunakan perkakas Tekiro dan didukung produk perawatan kendaraan Rexco Lubricant. Dengan dukungan peralatan berkualitas, hasil servis tetap mengacu pada standar profesional sehingga masyarakat mendapatkan layanan yang optimal.
Selain membantu meringankan biaya perawatan kendaraan, program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan servis berkala demi menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Tekiro dan ITS Cetak SDM Otomotif Berkualitas
Tidak hanya fokus pada pelayanan masyarakat, Tekiro dan ITS Surabaya juga memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana pengembangan kompetensi mahasiswa otomotif.
Sebanyak 160 mahasiswa mengikuti pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis sekaligus memperkenalkan standar industri otomotif yang berlaku di dunia kerja.
Para peserta mendapatkan pembelajaran langsung mengenai teknik perawatan kendaraan, penggunaan perkakas profesional, hingga perkembangan teknologi otomotif terkini yang semakin kompleks dan modern.
Brand Marketing Manager Tekiro, Novitasari, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan.
“Kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti ITS adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan bahwa teori yang dipelajari di bangku kuliah selaras dengan realita di lapangan. Melalui servis gratis, kami membantu masyarakat, dan melalui pelatihan, kami membantu mahasiswa menjadi teknisi yang siap kerja,” ujar Novitasari.
Perkakas Berkualitas Tingkatkan Kualitas Servis
Ketua LBMM ITS, Muhammad Fathan Firjatulla, mengatakan bahwa kualitas pekerjaan seorang teknisi sangat dipengaruhi oleh peralatan yang digunakan.
Menurutnya, perkakas Tekiro telah menjadi salah satu andalan dalam berbagai aktivitas bengkel mahasiswa karena mampu meningkatkan efektivitas, ketelitian, dan kecepatan kerja.
“Tekiro selalu menjadi perkakas yang kami pilih untuk mendukung proses servis dengan lebih rapi, cepat, dan efektif. Perkakas ini juga sangat membantu kebutuhan operasional bengkel mahasiswa kami sehari-hari,” ungkap Fathan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan kendaraan secara rutin sekaligus memberikan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa.
Sinergi Industri dan Kampus untuk Masa Depan Otomotif Indonesia
Keberhasilan program ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan mampu menciptakan dampak positif yang luas.
Di tengah perkembangan teknologi otomotif yang semakin pesat, kebutuhan terhadap teknisi yang kompeten dan siap kerja terus meningkat. Karena itu, program pelatihan dan praktik langsung seperti yang dilakukan Tekiro dan ITS dinilai sangat penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang mampu menjawab kebutuhan industri.
Melalui kegiatan ini, Tekiro kembali menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai produsen perkakas otomotif terpercaya, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi generasi muda, dan pengembangan sektor otomotif nasional.



