Test Drive dan Kupas Tuntas Foton eMiler di GIICOMVEC 2026

0

Era kendaraan niaga listrik mulai menunjukkan taringnya di Indonesia. Salah satu yang mencuri perhatian datang dari Foton eMiler, truk listrik ringan yang tampil di ajang GIICOMVEC 2026.

Pengendara.com-Bukan sekadar dipajang, unit ini juga diberi kesempatan untuk diuji langsung melalui sesi test drive di area JIExpo Kemayoran.
Dari klaim awal, truk ini mampu mengangkut beban hingga 4 ton dengan jarak tempuh mencapai 230 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka yang terdengar menjanjikan untuk kebutuhan logistik perkotaan. Namun, bagaimana rasa berkendaranya?

Tampilan Eksterior, Aura Modern dengan Sentuhan Chrome

Kesan pertama saat melihat Foton eMiler langsung tertuju pada wajah depannya yang tampil berbeda dari truk niaga konvensional.

Aksen chrome yang melingkari beberapa bagian, mulai dari grille hingga lampu utama, memberi sentuhan modern sekaligus mempertegas identitas sebagai kendaraan listrik.

Logo Foton yang terletak di bagian tengah depan, dekat bemper, terasa proporsional. Ditambah garis chrome di bawahnya, tampilannya semakin mencerminkan aura kendaraan masa depan.

Lampu depan juga sudah mengusung desain modern dengan sentuhan aksen chrome di sekelilingnya. Sementara grille ditempatkan pas di antara logo dan bemper, menciptakan tampilan yang harmonis dan tidak berlebihan.

Kabin Luas, Fitur Kekinian

Masuk ke dalam kabin, kesan lega langsung terasa. Visibilitas ke depan cukup luas, memberikan rasa percaya diri bagi pengemudi, terutama saat membawa kendaraan di area padat.

Dashboard didesain dengan pendekatan modern. Tidak lagi kaku seperti truk konvensional, melainkan lebih menyerupai kendaraan penumpang masa kini. Hal ini diperkuat dengan hadirnya layar sentuh yang berfungsi sebagai pusat hiburan sekaligus informasi kendaraan.

Fitur tambahan seperti kamera mundur juga sudah tersedia, membantu manuver di area sempit. Bahkan, sistemnya sudah bisa terkoneksi dengan smartphone, sebuah nilai tambah untuk kendaraan niaga yang kini semakin digital.

Performa di Jalur Test Drive, Ringan dan Responsif

Pengujian dilakukan di area sekitar JIExpo yang memang disiapkan khusus untuk test drive. Meski bukan medan berat, cukup untuk memberikan gambaran awal soal karakter berkendara.

Foton eMiler dibekali dua mode berkendara, yakni ECO dan mode performa (Fast). Pada mode ECO, kecepatan dibatasi hingga sekitar 80 km/jam untuk menjaga efisiensi energi.

Sementara mode performa memungkinkan kendaraan melaju hingga 120 km/jam.
Saat dicoba, akselerasi terasa responsif khas kendaraan listrik. Tarikan awal cukup instan, bahkan saat membawa kendaraan dalam kondisi simulasi beban. Setir terasa ringan dan mudah dikendalikan, membuat manuver di tikungan terasa praktis.

Sistem pengereman juga memberikan rasa percaya diri. Responsnya cukup baik dan stabil, mendukung keselamatan selama berkendara.

Efisiensi dan Pengisian Daya

Untuk urusan pengisian baterai, Foton eMiler sudah mendukung metode AC dan DC. Artinya, pengguna bisa memilih pengisian standar atau fast charging sesuai kebutuhan operasional.

Dengan klaim jarak tempuh hingga 230 kilometer, truk ini dinilai cukup ideal untuk distribusi dalam kota maupun rute jarak menengah. Meski demikian, jarak tempuh tentu akan bergantung pada beban angkut, kondisi jalan, dan gaya berkendara.

Foton eMiler bukan sekadar gimmick kendaraan listrik. Truk ini menawarkan kombinasi desain modern, kabin nyaman, serta performa yang responsif untuk kebutuhan niaga.

Meski pengujian masih terbatas di area pameran, impresi awalnya cukup positif. Dengan semakin berkembangnya infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia, bukan tidak mungkin truk seperti Foton eMiler akan menjadi pilihan utama di sektor logistik dalam waktu dekat.

Keunggulan Foton eMiler

Foton eMiler menggunakan motor listrik sebagai sumber tenaga utama. Dibandingkan mesin diesel konvensional, keunggulannya jelas, tidak menghasilkan emisi gas buang. Suara lebih senyap. Biaya operasional lebih rendah. Hal ini membuatnya cocok digunakan di area perkotaan yang semakin ketat terhadap regulasi emisi.

Meski berbasis listrik, kemampuan angkutnya tetap kompetitif. Truk ini mampu membawa beban hingga sekitar 4 ton, menjadikannya ideal untuk distribusi barang retail, logistik last mile. Kebutuhan usaha skala menengah. Kapasitas ini memastikan pelaku usaha tetap produktif tanpa harus mengorbankan efisiensi energi.

Dari sisi handling, truk ini menawarkan, setir ringan dan presisi. Manuver lebih mudah di area sempit. Sistem pengereman yang responsif. Keunggulan ini sangat membantu pengemudi, terutama saat menghadapi jalan padat atau area bongkar muat.