Helm G2 Prestige adalah helm fullface dari PT Poliprima Cipta Unggul (PCU) yang belum lama dilaunching dan diperkenalkan oleh para biker. Buka tutup visor helm G2 Prestige ada di sebelah kiri helm tepatnya di kaca visor utama. Ini alasannya kenapa pelatakan buka tutup visornya di tempat di sana.
Pengendara.com-Helm G2 Prestige adalah helm produksi PT PCU yang sudah diperkenalkan oleh para pengendara motor. Helm G2 Prestige ini mempunyai motif yang keren. Bagaikan helm sporti yang selalu mengikuti perkembangan dunia helm Indonesia. PT PCU untuk helm G2 Prestige ini untuk tahap pertama ini hanya mengeluarkan warna polos. Tidak adanya permainan warna. Hanya warna dasar, putih, black serta abu abu. Ada yang glossy dan ada yang dop.
“Memang benar untuk sementara PT PCU hanya mengeluarkan warna dasar polos untuk tahap awal yang disematkan di helm G2 Prestige. Ini adalah permintaan yang disurvei oleh PT PCU. Dan untuk berikutnya tinggal menunggu saja dari respon para pecandu helm. Kami selalu menerima masukan dan melakukan survei untuk warna helm yang akan diberikan nantinya,” kata Direktur Desain Helm G2 PT PCU, Hariyanto kepada pengendara.com
Ia mengatakan, helm G2 Prestige ini saat di desain juga demikian, dilakukan riset dan survei yang benar benar yang diinginkan oleh para helm lovers. Alhasil, helm G2 Prestige, tercipta sesuai dengan keinginan konsumen dan para pecinta lifestyle yang mengerti tentang motif dan model yang kekinian.
“Semua sudah kami perhitungkan secara detail dan benar benar matang untuk semua perangkat yang kami sematkan di helm G2 Prestige tersebut. Begitu juga dengan penempatan buka tutup visor utama helm G2 Prestige. Ada di sebelah kiri bawah visor,” ujar Hariyanto.
Ia mengungkapkan, kenapa diletakkan di kiri bawah visor? Karena menurutnya disitulah posisi yang bagus dan pas buka tutup visor utamanya
“Dengan desain itu, bila melakukan buka tutup visor utama tidak akan menganggu pandangan pengendara motor. Bikers tetap fokus pada pandangan utamanya. Posisi buka tutup visor juga sangat gampang dioperasikannya dan sangat ringan, cukup pergunakan satu jari saja,” katanya yang mengakhiri wawancara dengan pengendara.com.



