EHANG 216 Mengudara Pertama di Langit Jakarta Saat IIMS 2022

0

Pengendara.com, Jakarta — Kendaraan udara otonom EHANG 216 diterbangkan pertama kali di langit Jakarta saat berlangsungnya pameran otomotif Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) yang berlangsung di JIEXpo Kemayoran Jakarta sejak tanggal 31 Maret hingga 10 April 2022.

Pesawat udara tanpa awak yang di terbangkan oleh Prestige Aviation atau PT Prestisius Aviasi Indonesia dalam rangka penandatanganan perjanjian pre-order 100 unit EHang 216 antara Bambang Soesatyo Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Ketua Umum AVOCI Marco Isaak Komisaris Black Stone Cargo Airline disaksikan oleh Huazhi Hu Founder dan CEO, Chairman dan CEO EHang, Rudy Salim Executive Chairman Prestige Aviation dan Johnson Yaptonaga Chairman Prestige Aviation.

Penandatanganan ini selain itu untuk menindak lanjuti suksesnya flight demo di Bali pada November 2021 lalu, dimana demonstrasi kontrol pada pusat komando dan koordinasi berjalan lancar, EHang 216 berhasil mengudara dengan ketinggian 300 meter mengitari pulau Bali, EHang 216 resmi terbang tanpa awak dan penumpang.

Suksesnya acara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat terhadap kendaraan udara otonom. Dengan besarnya minat ini, Prestige Aviation dengan bangga menjadi yang pertama dalam membawa dan menyediakan kendaraan udara otonom untuk masyarakat Indonesia.

Prestige Aviation bersama Black Stone Cargo Airline merupakan layanan pengiriman barang alias kargo untuk domestik ataupun luar negeri. Black Stone Cargo Airlines kedepannya akan menyiapkan penerbangan kargo dengan menggunakan kendaraan udara otonom EHang 216.

Saat ini Black Stone Cargo Airline telah membeli 1 unit EHang 216 untuk melengkapi jajaran maskapainya dan kedepannya tidak menutup kemungkinan ada penambahan armada yang akan disesuaikan dengan kebutuhan.

“Kami sangat tertarik dalam inovasi kendaraan udara otonom sebagai moda pengiriman barang, adapun rute awal penerbangan kami akan membuka rute Jakarta menuju BIJB Kertajati. Dari rute ini nantinya akan kami kembangkan ke berbagai daerah lainnya. Black Stone Cargo Airline menjadi perusahaan penerbangan pertama yang membeli unit EHang 216 dari Prestige Aviation.” ungkap Marco Isaak Komisaris Black Stone Cargo Airline saat penanda tanganan kontrak pada Sabtu (9/4).

EHang 216 siap mendukung “Smart City” Ibu Kota Negara Baru Indonesia yang diresmikan dengan nama “Nusantara” dirancang dengan konsep smart city yang menampilkan banyak pepohonan hijau, sungai, serta ruang terbuka hijau yang luas. Tidak hanya menonjolkan kesan futuristik, Nusantara juga tetap ingin mempertahankan kelestarian alam dan meminimalisir kerusakan lingkungan khususnya hutan dalam pembangunan ini.

EHang 216 yang lebih unggul dari helikopter biasa karena biaya perbaikan dan pemeliharaan rendah, tingkat kebisingan rendah, berukuran kecil sehingga mudah lepas landas atau mendarat. Kendaraan udara otonom ini bebas emisi, 100% elektrik sehingga ramah lingkungan.

Pada kesempatan yang sama Rudy Salim Executive Chairman Prestige Aviation mengatakan, “Harapan saya, Prestige Aviation dapat memenuhi kebutuhan transportasi udara Indonesia, kami siap mendukung Smart City Ibu Kota Negara Baru. Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan negara kepulauan. Adanya transportasi udara yang memfasilitasi mobilitas antar-pulau akan membantu pertumbuhan perekonomian tiap daerah, apalagi cost yang dikeluarkan itu terbilang murah dibandingkan dengan menempuh perjalanan melalui jalur darat. Era baru mobilitas udara telah dimulai, selamat datang di masa depan.”

EHang 216 Lebih unggul dari pesawat berawak tradisional karena konsep teknologi EHang AAV mengikuti 3 filosofi yaitu: 1. Tingkat keamanan maksimum 2. Pengendalian tanpa awak 3. Kontrol dari pusat komando dengan kendali cerdas.

Teknologi penerbangan otonom menghilangkan kemungkinan kegagalan atau kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan manusia (human error). Tanpa perlu ribet mengontrol atau mengoperasikan pesawat, penumpang bisa langsung duduk dan menikmati perjalanan.

Dengan menggunakan tenaga listrik, EHang 216 ramah lingkungan dan dapat mengurangi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh emisi.

Spesifikasi EHang 216);
● Tinggi pesawat 1.85m
● Lebar pesawat 5.63m
● Muatan maksimal 650 kg
● Jarak tempuh maksimal 30 km
● Waktu terbang maksimal 25 menit
● Kecepatan maksimal 130km/jam