Tiga hal yang menjadi alasan kuat PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) siap bekerja sama dan mendukung pemerintah dalam mengimplementasi regulasi EURO 4, seperti disampaikan dalam acara Isuzu Media Gathering 2022 yang diadakan secara virtual pada Rabu (2/2).
Pengendara.com-Tiga alasan tersebut guna menyongsong standar Euro4 antara lain, DNA mesin Isuzu yang irit bahan bakar sehingga dapat menghemat biaya operasional. Kedua Pengalaman selama 10 tahun mesin common rail pada Isuzu Giga, serta Mekanik Isuzu di setiap dealer yang siap dan paham bagaimana menghandle mesin commonrail.
Implementasi regulasi EURO4 pada April 2022 pasti akan membawa dampak postif secara langsung ke lingkungan, dan juga ke bisnis kendaraan niaga. Untuk itu Isuzu yakin bahwa pasar otomotif di Indonesia akan kembali tumbuh dari berbagai faktor sehingga industri otomotif kembali bisa bergairah.

“Untuk segmen kendaraan niaga sendiri, kami percaya sektor-sektor industry seperti komoditas sawit, batu bara, logistik, cold chain, hingga kurir juga masih akan bertumbuh. Dan hal ini yang menjadi faktor pendorong juga bagi pertumbuhan bisnis kami.” jelas Jap Ernando Demily Vice President Director PT IAMI.
Isuzu telah siap melayani customer dengan kendaraan Euro 4 untuk masa yang akan datang. Guna mendukung semuanya, Isuzu paham bahwa layanan purna jual dan sales bagi customer memiliki tingkat kepentingan yang sama. Oleh karenanya, sales dan aftersales Isuzu dipastikan keduanya bekerja sama dan bersinergi untuk dapat memerikan solusi yang komprehensif dan optimal kepada customer.
Guna mendukung efektivitas dan efisiensi pelayanan Isuzu telah menyediakan layanan after sales service mulai dari BIB (Bengkel Isuzu Berjalan) sebanyak 149 unit, BMI (Bengkel Mitra Isuzu) sebanyak 86, serta 2.403 partshop di 2021.
“Oleh karenanya kami berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas dari pelayanan after sales kami tersebut.” tutup Ermando.



