Pengendara.com, Jakarta — Meski pengunjung yang hadir di Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 tidak sebanyak saat kondisi normal seperti beberapa tahun sebelumnya namun sampai dengan hari kelima jumlah pemesanan sudah mencapai 300 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) yang jumlahnya akan bertambah secara bertahap menjelang hari penutupan. Hal ini disampaikan saat Special Virtual Interview MMKSI IIMS Hybrid 2021 yang diadakan pada Rabu (21/4).
IIMS HYBRID 2021 merupakan ajang otomotif hybrid pertama yang digelar di tengah pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat, tentunya jumlah pengunjung dan jumlah SPK tidak sebanyak kondisi normal IIMS sebelumnya.
Namun dengan diterapkannya kebijakan PPnBM sebesar 0 % memiliki dampak nyata terhadap penjualan mobil baru di tengah pandemi virus Corona, dimana Mitsubishi menyebutkan penjualan Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross tumbuh lebih dari 91,2%.
Sayangnya dengan permintaan yang tinggi tidak diiringi suplai unit yang memadai sehingga mengakibatkan kekosongan stok, hal ini diakui oleh pihak Mitsubishi oleh sebab itu Mitsubishi akan mengatasinya dengan cara menambah kapasitas produksi.
Xpander yang masuk dalam kategori mobil 4×2 1.500 cc ke bawah diberikan diskon PPnBM 0 % pada Maret-Mei 2021. Berdasarkan daftar harga yang dirilis PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) harga Mitsubishi Xpander turun Rp 13,39 juta sampai Rp Rp 16,77 juta. Sementara Xpander Cross turun mulai dari Rp 16,96 juta sampai Rp 18,14 juta.
“Kami mengapresiasi pesanan konsumen terhadap produk-produk Mitsubishi. Kami juga berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,” kata Amiruddin, General Manager of Sales and Marketing Division PT MMKSI.
Pada prinsipnya MMKSI akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan volume produksi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. MMKSI juga sudah minta kepada dealer untuk berkomunikasi secara intens dengan pelanggan mengenai kepastian waktu delivery.
Semoga dengan peningkatan kapasitas produksi dan usaha keras yang maksimal dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.




