Biaya Pengisian Baterai DFSK Gelora E Hanya Rp42 Ribu untuk 300 KM

0

Ternyata mobil listrik DFSK Gelora E Menjadi Electric Van Pertama yang Dipasarkan di Indonesia biaya Pengisian baterainya hanya Rp42 ribu untuk 300 kilometer, wow.

Pengendara.com-DFSK Gelora E merupakan kendaraan listrik yang diperkenalkan di IIMS Hybrid 2021. Mobil keluaran PT Sokonindo Auto Mobile ini sudah di uji coba keberadaanya terhadap segala cuaca yang ada di Indonesia. Dalam tayangan video di booth DFSK terlihat bahwa DFSK Gelora E melintas genangan air dan bermain di trek lumpur serta diterpa dengan semprotan air yang sangat deras, bagaikan hujan. Pengecekan baterai dilakukan direndam di dalam air. Menandakan bahwa baterai tersebut sangat baik di segala macam cuaca.

Pengisian baterai DFSK Gelora E ada dua jenis, fase charging atau biasa. Pengecasan cepat hanya memakan waktu 2,5 jam. Namun disarankan untuk pengisian baterai sebaiknya dilakukan malam ketika ingin beristirahat.

“Pukul 22.00 hingga 05.00 adalah timing yang pas untuk pengecasan baterainya. Bila tidak salah biayanya hanya 1000 per kWh. Baterai DFSK Gelora E 4200. Dengan denikian biayanya hanya Rp42 ribu,” kata Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Auto Mobile.

Pengisian malam selama tujuh jam tersebut dapat menempuh jarak 300 kilometer. Untuk jarak dalam kota sidah aman fan tak perlu khawatir untuk kehabisan voltasenya. Keunggulan lainnya bila memiliki mobil listrik DFSK Gelora E adalah tidak lagi memerlukan biaya penggantian oli dan lain sebagainya.

“Ini kan bisa menghemat pengeluaran,” katanya kepada jurnalis, Kamis (15/4/21) di JIExpo, Kemayoran.

“DFSK siap melaju memasuki era kendaraan listrik di Indonesia, secara aktif mengikuti seruan pemerintah dalam pengembangan kendaraan listrik dan membawa produk kendaraan listrik yang baik ke pasar Indonesia. DFSK akan berperan aktif dalam perlindungan lingkungan dan mendorong roda perekonomian negara melalui kendaraan yang kami produksi,” ungkapnya.

“Kehadiran kendaraan listrik DFSK di Indonesia, terutama DFSK Gelora E, menegaskan komitmen kami siap untuk memasuki era baru kendaraan listrik. Kehadiran kendaraan listrik tidak dapat dihindari dan kita harus berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan, mendukung program kendaraan listrik pemerintah, dan membantu mendorong roda perekonomian negara, dengan menghadirkan kendaraan yang efisien dan bebas emisi karbon gas buang,” lanjut Sales And Marketing Director PT Sokonindo Automobile, Rifin Tanuwijaya.

DFSK Gelora E 100 persen ditenagai oleh listrik sehingga ramah lingkungan dan tanpa emisi karbon gas buang. Sistem baterai sebagai sumber penyimpanan daya didukung dengan pengisian fast charging sebanyak 20-80% hanya membutuhkan waktu 80 menit, dengan jarak tempuh berkendara hingga 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle). Sedangkan untuk pengisian reguler, DFSK Gelora E memiliki sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A. Sebagai kendaraan komersial, jelas DFSK Gelora E didukung dengan tenaga yang kuat dan bisa diandalkan di berbagai situasi dengan torsi maksimum mencapai 200 Nm.

DFSK Gelora E sebagai kendaraan ramah lingkungan juga ditunjang dengan efisiensi energi yang tinggi sehingga mampu menekan biaya penggunaan sehari-hari. DFSK Gelora E mampu menghemat biaya energi menjadi sekitar Rp200 per kilometer. Sehingga konsumen DFSK Gelora E akan mendapatkan biaya operasional yang lebih rendah, mencapai 1/3 dibandingkan dengan kendaraan komersial konvensional, sehingga memberikan lebih banyak keuntungan dari segi biaya operasional.