Pengendara.com

Ini 8 Fakta Penting Ban Serep Mobil Mitsubishi yang Wajib Diketahui Pengguna

Banyak pemilik mobil fokus merawat empat ban utama, namun sering melupakan kondisi ban serep. Padahal, ban cadangan memiliki peran vital saat terjadi ban bocor atau pecah di tengah perjalanan.

Pengendara.com-Mitsubishi Motors mengingatkan pentingnya perawatan ban serep agar selalu siap digunakan dalam kondisi darurat.
Berikut delapan fakta penting mengenai ban serep pada mobil Mitsubishi yang wajib diketahui para pengguna:

  1. Posisi Ban Serep Berbeda di Setiap Model
    Posisi ban serep pada mobil Mitsubishi dapat berada di bawah bagasi belakang, di balik cover bagasi dalam kabin, atau di bawah dek bagasi bagian luar, tergantung model kendaraan.
  2. Terdapat Dua Jenis Ban Serep
    Mitsubishi Motors menyediakan dua tipe ban serep, yakni:
    Space Saver, berukuran lebih tipis dan menggunakan velg kaleng.
    Full Size, memiliki ukuran dan velg yang sama dengan empat ban utama.
  3. Lokasi Ban Serep Pajero Sport, Xpander, dan Xforce Berbeda
    Pada Mitsubishi Pajero Sport, ban serep ditempatkan di bawah dek bagasi belakang bagian luar, sementara tool kit berada di panel interior sisi kiri bagasi.
    Posisi serupa juga digunakan pada keluarga Mitsubishi Xpander, namun tool kit berada di panel sisi kanan bagasi.
    Sedangkan pada Mitsubishi Xforce, ban serep ditempatkan di dalam kabin tepat di bawah lantai bagasi, dengan tool kit berada di panel kanan bagasi.
  4. Tekanan Angin Wajib Dicek Berkala
    Pemilik kendaraan disarankan rutin memeriksa tekanan angin ban serep agar tidak kempes saat dibutuhkan.
    Ban serep space saver direkomendasikan memiliki tekanan hingga 60 PSI.
    Ban serep full size cukup disesuaikan dengan tekanan angin ban utama.
  5. Ban Space Saver Memiliki Batas Kecepatan
    Ban serep tipe space saver hanya disarankan digunakan pada kecepatan maksimal 60-80 km/jam.
    Sementara itu, ban serep tipe full size tidak memiliki batasan kecepatan khusus karena spesifikasinya sama dengan ban utama.
  6. Ban Serep Full Size Sebaiknya Ikut Rotasi
    Agar tingkat keausan tapak ban merata, Mitsubishi menyarankan ban serep tipe full size ikut dimasukkan dalam program rotasi ban secara berkala setiap kendaraan menempuh jarak sekitar 10.000 kilometer.
  7. Beri Penanda Setelah Ban Serep Digunakan
    Saat menggunakan ban serep full size, pemilik kendaraan disarankan memberikan penanda pada tempat penyimpanan ban, misalnya dengan merenggangkan cover bagasi atau membalik penutupnya. Hal ini bertujuan agar pengemudi segera mengingat untuk memperbaiki ban yang rusak.
  8. Periksa Kembali Kekencangan Mur Roda
    Setelah pemasangan ban serep, pengendara dianjurkan memeriksa kembali kekencangan mur roda setelah kendaraan menempuh jarak sekitar 100 hingga 200 kilometer guna memastikan keamanan berkendara tetap terjaga. Dengan memahami dan merawat ban serep secara rutin, pengguna mobil Mitsubishi dapat menghindari risiko yang tidak diinginkan saat berkendara. Jangan sampai ban serep yang seharusnya menjadi penyelamat justru tidak dapat digunakan karena luput dari perawatan.

Exit mobile version