Ada cerita sendiri untuk Bajay Motor di awal tahun 2026 ini. Mereka touring sembari liburan ke Bali dengan menggunakan motor modifikasinya yang beberapa kali raih juara. Jarak tempuh 1140 kilometer Cileungsi-Bali (PP) menambah ikatan persaudaraan mereka. Di sini juga membuktikan ketangguhan RX King.
Pengendara.com-Perjalanan jauh menggunakan sepeda motor dua tak masih menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya. Apalagi untuk modifikator dari bengkel Bajay Motor. Inilah yang dibuktikan oleh rombongan Bajay Motor Cileungsi yang sukses melakukan perjalanan touring Cileungsi–Bali pulang-pergi dengan jarak tempuh sekitar 1.140 kilometer, tanpa kendala berarti.
Seluruh kru Bajay Motor yang terdiri dari tujuh unit sepeda motor dan sembilan orang peserta ini hanya melakukan persiapan sederhana berupa servis ringan sebelum keberangkatan.
Meski menempuh jarak jauh lintas provinsi dan menyeberang pulau, seluruh motor mampu menyelesaikan perjalanan dengan kondisi aman dan lancar.

“Tidak ada kendala teknis selama perjalanan. Setibanya di Bali, kami hanya melakukan pengecekan dan servis ringan kembali sebelum perjalanan pulang,” ujar pemilik Bajay Motor, Brother Njay.
Menurutnya, perjalanan ini semakin spesial karena salah satu motor yang digunakan adalah motor kontes berjuluk si GEMOY. Yang dikenal kerap meraih prestasi di ajang kontes.

Selain itu, keikutsertaan motor yang bernama Jasik Jengot, motor hasil modifikasi dalam touring ini juga menjadi perhatian tersendiri di selama diperjalanan.
Di Bali selama tiga hari tiga malam, rombongan menyempatkan diri mengunjungi sejumlah destinasi wisata seperti Pantai Kuta, Nusa Gede Island, dan Pantai Pandawa.
Untuk akomodasi, rombongan yang bermarkas di Cileungsi ini menginap di beberapa hotel, antara lain Front One Hotel Sragen, Kuta Central Park Hotel, Sari Hotel Gilimanuk, dan De Resort Hotel.
Dari sisi konsumsi, biaya bahan bakar tercatat bervariasi. Saat perjalanan berangkat, konsumsi bensin berkisar antara Rp504 ribu hingga Rp620 ribu, sementara perjalanan pulang menghabiskan sekitar Rp497 ribu. Untuk oli samping, total penggunaan selama perjalanan pulang-pergi mencapai lima botol.

Rombongan juga menyeberang menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk dengan tarif Rp40 ribu per motor sekali jalan atau Rp80 ribu pulang-pergi, dengan waktu penyeberangan sekitar satu jam.
Touring ini menjadi bukti bahwa dengan perawatan yang tepat, motor dua tak seperti RX King masih sangat layak digunakan untuk perjalanan jarak jauh, sekaligus menghadirkan pengalaman emosional yang sulit tergantikan.

“Setiap kilometer menyimpan kenangan tersendiri. Perjalanan ini memberikan kepuasan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” kata Bro Njay.
Ia berterima kasih kepada pihak sponsor yang telah mendukung perjalanan touring wisata ini.
“Saya ucapkan terima kasih atas dukungan DSS logistik, NEXA LOGISTIK dan PT CAKRA ENERGI PERKASA,” ucap Bro Njay.



