Inchcape GWM Indonesia Terus Menjaga Pertumbuhan Positif September 2025

0

Inchcape GWM Indonesia terus memperkokoh posisinya setelah mencatat rekor penjualan tertinggi pada Agustus lalu, dengan mempertahankan momentum pertumbuhan positif sepanjang September 2025.

Pengendara.com-Selama bulan ini, perusahaan berhasil meraih angka penjualan Whole Sales sejumlah 213 unit, mencatatkan pertumbuhan year-on-year sebesar 19%. Sementara itu, Retail Sales mencapai 210 unit, meningkat signifikan hingga 45% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejak mulai beroperasi di pasar Indonesia pada April 2024, Inchcape GWM Indonesia konsisten menunjukkan tren pertumbuhan. Jika membandingkan periode April–September 2024 dengan periode yang sama di tahun 2025, perusahaan menikmati peningkatan sebesar 41% pada Whole Sales dan 67% pada Retail Sales.

Hingga September 2025, secara kumulatif penjualan Whole Sales telah mencapai 1.005 unit, sementara Retail Sales mencapai 881 unit. Pencapaian ini sudah melampaui total penjualan sepanjang tahun 2024, mencatat pertumbuhan masing-masing sebesar 26% pada Whole Sales dan 31% pada Retail Sales.

CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto, menekankan pentingnya mendengarkan masukan dari konsumen yang menjadi kunci strategi pertumbuhan perusahaan. Ia juga menyatakan bahwa GWM secara global berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pelanggan, dan tugas utama pihaknya di Indonesia adalah memastikan inovasi yang relevan serta sesuai dengan kebutuhan pasar lokal.

Dua produk unggulan, SUV Tank 300 Diesel Turbo dan mobil listrik ORA 03, terus berkontribusi besar terhadap performa penjualan perusahaan di bulan September.

Tank 300 Diesel Turbo hadir sebagai SUV tangguh dengan mesin Diesel Turbo 2.4L bertenaga yang dilengkapi teknologi Variable Geometry Turbocharger (VGT) elektronik. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 135 kW pada 3.600 RPM serta torsi puncak sebesar 480 Nm pada rentang 1.500–2.500 RPM. Kendaraan ini dipadukan dengan transmisi otomatis 9-percepatan hasil pengembangan GWM yang menawarkan efisiensi bahan bakar hingga hanya 8 liter per 100 km berdasarkan uji internal di jalanan Indonesia.