Indonesia International Motor Show (IIMS) akan hadir pada 17 hingga 27 Februari 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Dua minggu menjelang perhelatan IIMS Hybrid 2022, Dyandra Promosindo melangsungkan Press Conference IIMS yang bertempat di The Sultan Hotel & Residence Jakarta (03/02).
Pengendara.com-Acara ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo, dan Direktur Utama Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh serta Direksi dan Komisaris Dyandra Promosindo. Turut hadir pula perwakilan dari Sponsor, Agen Pemegang Merek, Infinite Programs dan rekan-rekan media, antara lain dari PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (“Danamon”) sebagai Official Bank Partner, PT. Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (“Adira Finance”) sebagai Official Multifinance Partner, dengan dukungan dari MUFG group.
Ketua Umum IMI, Bambang Soesatyo menyampaikan, momentum kebangkitan industri otomotif harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk mendorong pertumbuhan industri otomotif sebagai salah satu sektor fundamental bagi pemulihan perekonomian nasional yang terdampak, terlebih dua tahun terakhir.
“Penyelenggaraan IIMS adalah dalam rangka menangkap peluang dan mengoptimalkan kebangkitan tersebut agar benar-benar berdampak positif bagi perekonomian kita. Pemerintah sudah mengeluarkan berbagai aturan, kebijakan dan regulasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi kita termasuk dari dunia otomotif. Kami dari Ikatan Motor Indonesia hadir dengan harapan dapat membantu dan mendorong pemulihan ekonomi melalui sektor industri otomotif,” katanya
Di acara ini, Taufiek Bawazier menyampaikan, dilihat dari acara pameran, menurut kacamata pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, pameran ini adalah faktor produktivitas. Jadi ia memberikan satu nilai yang memberikan dorongan buat industri untuk lebih tumbuh. Semakin banyak pameran, semakin banyak probabilitas industri dikenal masyarakat. Karena pameran adalah sarana yang memberikan edukasi ke publik, tentang pencapaian dalam industri otomotif di Indonesia, yang banyak dikenal secara domestik dan internasional. Bahwa Indonesia maju di bidang otomotif.
“Seperti dulu kalau kita lihat TV dan sepeda pada zamannya mungkin barang mewah, dikenakan satu tax. Oleh karena itu, ada satu pemikiran sebetulnya, namanya mobil rakyat. Mobil rakyat adalah ‘bahwa rakyat itu membutuhkan mobil sebagai bagian dari sarana kehidupan sehari hari dan untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya’. Oleh karena itu pemerintah menyusun satu strategi. Kalau dilihat waktu era covid ini yang paling parah sebetulnya sektor otomotif, sampai turun 50%. Karena itu dengan Pak Menteri, kita berpikir apa instrumen yang cocok buat otomotif. Kemudian kita melakukan satu usulan namanya PPnBM yang pada saat itu dianggap sebagai beban, kita sampaikan secara teknokratik, di otomotif itu ada 3 variabel pajak yaitu pajak PPnBM, pajak kendaraan (pajak daerah), dan PPN. Jadi begitu PPnBM diturunkan secara ekonomi sebetulnya 1% PPnBM turun, volumenya meningkat 3%. Jadi kalo meningkat 3%, otomatis yang namanya pajak daerah, PPN nya juga naik. Jadi hitungan kita, pemerintah menurunkan Rp1 akan mendapat Rp2. Kita exercise karena menghadapi Kementeran Keuangan kita harus memberikan argumentasi teknokratif, kemudian pada bulan Maret itu disetujui. Kita lihat perkembangan penjualan mobil itu naik cukup luar biasa,” ujarnya.
Karena di purchasing manager index sektor otomotif itu memberikan 30-40%. Jadi inilah yang mungkin dilakukan exercise kemudian sama Kementerian Keuangan, Menko, semua akhirnya diperpanjang terus sampe akhir desember 2021.
“Dan yang sekarang ini kita selektif untuk PPnBM. Untuk yang kelas Rp250 juta kebawah juga diberikan PPnBM karena itu mewakili 60% populasi industri otomotif. Jadi disinilah permainan fiskal dalam konteks exercise ini memberikan peran yang cukup kuat terhadap tumbuhnya industri otomotif. Dengan demikian pameran yang diadakan oleh IIMS ini saya kira sangat mendukung proses pertumbuhan industri otomotif,” tuturnya.
Kementerian Perindustrian menyampaikan apresiasi kepada pameran IIMS, semoga pameran ini dengan keterbatasan Covid tidak terlalu menjadi halangan dan mudah-mudahan pengambil keputusan bisa melihat nanti teknisnya seperti apa.
“Mudah-mudahan acara ini lancar. Dari Kementerian Perindustrian akan selalu mendukung untuk jalannya acara ini lebih baik.” tutup Taufiek.
Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo mengatakan, IIMS 2022 kembali hadir dengan tema “Your Infinite Automotive Experience”. Sesuai dengan tema tersebut, acara otomotif tahunan ini akan memberikan pengalaman tak terbatas bagi para pecinta otomotif.
“Industri otomotif memiliki cakupan yang sangat luas, IIMS menjadi ajang yang dapat dinikmati oleh seluruh kalangan untuk mendapatkan pengalaman tak terbatas yang lahir dari berbagai inovasi yang dikerahkan oleh kami selaku pihak penyelenggara serta seluruh exhibitors yang terlibat. Apabila keadaan tidak memungkinkan, tentu kami selaku penyelenggara sangat mendahulukan faktor kesehatan dan keselamatan selama pameran berlangsung. IIMS akan melakukan plan B yang di mana dilaksanakan pada tanggal 31 Maret – 10 April 2022,” ungkap Hendra Noor Saleh. (Abdul Malik)
