Pengendara.com

Gathering Pengendara Kawasaki dan Keseruan Podcast BKRC di Walang Kopi

Bike of Kawasaki Riders Club (BKRC) Indonesia menyelenggarakan acara yang sangat bermakna untuk para member dan pengendara Kawasaki. Apakah topik pembicaraan tersebut? Yuk tengok keseruan gathering mereka

Pengendara.com-Walang Kopi adalah lokasi yang mereka terapkan untuk mewujudkan moment itu. Tema yang dijagokannya adalah perihal knalpot. Alat buang gas itu akan mempengaruhi mesin. Apabila pemasangan dan penggunaan muffler yang tidak tepat, mesin akan mengakibatkan kurangnya tenaga dan nembak-nembak serta lain sebagainya.

Hadir dalam podcast ala biker Kawasaki dan juga sebagai narasumber Bro Albert, Kawansakti yang merupakan perwakilan dari Komunitas Dealer Kawasaki se-Indonesia, Bro Ponch Satrio, Musisi, Bro Eddy, Knalpot Best3, dan Bro Yudi yang mewakili BKRC. Dan sebagai host adalah dr Ilham yang juga sebagai pemilik Walang Kopi, Jakarta Utara. Serta tidak ketinggalan band edukasi, BenGo.

Bro Albert, Ketua Komunitas Dealer Kawasaki se-Indonesia memperkenalkan terlebih dahulu dirinya. Ia mengatakan, Kawasaki tidak menampung komunitas maka dibuatlah dealer Kawasaki Community. Tentunya sebagai anggotanya adalah semua dealer Kawasaki yang ada di Indonesia. Dengan adanya komunitas ini semua masukan dari seluruh dealer resmi Kawasaki akan ditampung di sini dan diteruskan ke ATPM agar yang menjadi aspirasi tersalurkan dengan baik.

Terkait dengan tema yang diunggulkan tersebut, ia menjelaskan perihal engine Kawasaki yang telah diluar kepalanya itu. Menurutnya bahwa motor Kawasaki yang dikeluarkannya adalah lebih ke pendeteksian engine electronik control unit. Dan bila di komputer tidak bisa membacanya, maka dianggap adanya virus yang menempel dibagian mesin tersebut. Efek yang terjadi knalpot akan nembak nembak, tenaganya pun hilang dan masih banyak yang terjadi. Mungkin ketidak deteksian tersebut akibat pemasangan produk non orisinil Kawasaki. Dan yang memproduksi produk ataupun aftermarket itu tidak mengerti dan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan mesin Kawasaki. Khususnya pada bagian knalpot.

Bro Eddy, Best3 di dalam pembuatan produk knalpot yang akan dipasangkan di Kawasaki tentunya sudah melalui uji coba terlebih dahulu. Yang jelas harus adanya perhitungan.

“Kan motor itu ada yang 125 CC dan CC lainnya. Pemakaiannya pun juga berbeda, ada yang untuk balap dan harian. Ini akan dipengaruhi oleh setiap perpindahan gigi. Harus ada timbal baliknya, yang menyambut istilahnya. Jadi dengan pemakaian knalpot akan menunjang ke mesinnya. Pemakaian knalpot harus sesuia dengan fungsinya. Dan harus disesuaikan dengan mesin si motor itu,” kata Bro Eddy.

Singkatnya penjelasan demi penjelasan dari Podcast tersebut lebih asyik dengan adanya obrolan yang sangat santai. Ke empat narasumber yang hadir memberikan komentarnya.

Mereka membenarkan bahwa pemasangan dan penggunaan knalpot harus disesuaikan dengan kegunaannya. Knalpot harian tidak bisa dipasangkan di motor balap. Knalpot drag juga tidak bisa disandingkan di motor roadrace. Begitujuga pemasangan alat buang emisi yang untuk roadrace, drag tidak bisa ditempelkan di roda dua harian.

“Ingat untuk penggunaan knalpot harus sesuai. Dan si pembuat knalpot harus juga sudah benar benar mengetahui mesin sepeda motor,” kata Bro Eddy.

Bro Yudi, BKRC mengamini isi pembicaraan itu. Ia menuturkan bahwa BKRC menyelenggarakan tempat di Walang Kopi karena tempat ini tempat yang asyik untuk menukar pikiran, saling sharing dan saling bersilaturahmi. Selain podcast, tujuan awal acara ini adalah sebagai ajang gathering para pengendara Kawasaki.

Acara lebih menggigit dengan jamuan ala biker dan saling bersilaturahmi antar member.

Bro and sist nantikan event berikutnya yang lebih menarik lagi yang dipersembahkan oleh divis BKRC, Bro Garuman dan Bro Ader. (Abdul Malik)

Exit mobile version