Pengendara.com, Jakarta — Hino merupakan pemain utama dalam kendaraan komersial hal ini dibuktikan ketika tahun 1995, Hino Motors Limited (HML) Japan menjadi produsen kendaraan komersial pertama yang mengembangkan teknologi common rail di dunia.
Saat ini Hino yang merupakan market leader medium duty truck di Indonesia selalu memberikan teknologi terbaiknya melalui kendaraan kendaraan yang tangguh, kuat dan mampu melewati medan ekstrem tercatat sebagai merek kendaraan komersial di Indonesia yang melakukan ekspor kendaraan utuh atau Completely Build Up (CBU) untuk kategori kendaraan komersial truk dan bis (Light Duty).
Mulai dari tahun 2010 hingga saat Hino Indonesia telah melakukan ekspor kendaraan utuh dengan truk ke berbagai negara ASEAN dan Amerika Latin, terutama yang sudah memiliki standar emisi Euro 4 yang bermesin common rail ke Filipina dan Vietnam.
Dalam fase Hino Road to Euro4 saat ini, berbagai pengembangan kendaraan telah kami lakukan sebagai pemain utama bus dan truk di Indonesia. Hal ini untuk memastikan kesiapan implementasi standar emisi Euro4 tahun depan”. kata Masato Uchida, President Director PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI).
Di Indonesia Hino memperkenalkan teknologi mesin common rail sejak tahun 2012. Saat ini beberapa model truk dan bus Hino yang bermesin common rail sudah menjadi andalan para pebisnis di Indonesia Seperti Hino Ranger FM 285 JD untuk dump, Ranger FL 245 JN dan FM 350 TH untuk cargo dan Hino bus RN 285.
Semua model kendaraan ini sudah menggunakan sistem akumulator tekanan bahan bakar yang disebut common rail. yaitu bahan bakar disemprotkan ke ruang bakar oleh injektor yang dikontrol secara elektronik. Kerja injector menentukan jumlah dan waktu bahan bakar disemprotkan yang diatur oleh komputer mesin atau ECU. Kombinasi inilah yang digunakan untuk meningkatkan kerja mesin diesel sekarang ini.
Mesin injeksi common rail memungkinkan kontrol emisi dan konsumsi bahan bakar dan tenaga yang lebih baik. Dengan kata lain, mesin dengan teknologi common rail dapat memberikan lebih banyak tenaga ke kendaraan dan mengonsumsi lebih sedikit bahan bakar serta menghasilkan lebih sedikit emisi untuk itu mesin Common Rail menjadi lebih irit.
Hino Indonesia selalu mengembangkan Best Fit Product, yaitu produk yang sesuai dengan berbagai kebutuhan bisnis dan operasional customer. Dengan jajaran line up terlengkap, produk Hino dikembangkan dengan konsep QDR (Quality Durability dan Reliability).
Engine Hino Common Rail memiliki berbagai macam keunggulan seperti sistem supply bahan bakar Hino Common Rail dengan tiga penyaringan bahan bakar guna melindungi engine dari kontaminasi bahan bakar.
Selain itu Injector menggunakan Diamond Like Carbon (DLC) yang membuat durabilitas dari injector sangat baik tahan terhadap gesekan. Sistem common rail turut juga menghasilkan emisi gas buang lebih rendah dan ramah lingkungan karena pembakaran lebih sempurna karena pengaturan untuk injeksi, waktu, jumlah dan tekanan dapat diatur membuat emisi jauh lebih rendah.




