Pengendara.com-Bikers Subuhan bertitik kumpul di area Markas Besar Bikers Subuhan Jakarta. Sekitar 35 motor dan pengendara ini sejak pukul 02.00 WIB sudah bersiap untuk menggas motornya ke lokasi tujuan. Setelah semua biker berkumpul, mereka pun bertolak menuju ke wilayah Jakarta Utara, masjid Al Hamra. Di masjid tersebut mereka melaksanakan salat Subuh berjamaah.
“Sekitar 35 motor riding untuk menuju masjid Al Hamra, Lagoa, Tanjung Priok. Kumpul di mabes bikers Subuhan Jakarta. Sebelum ke masjid, kami menuju cek point Honda Cempaka putih. Kemudian lanjut ke lokasi,” kata Bro Mawan, Bikers Subuhan Bekasi.
Ia mengatakan sebelum mengunjungi masjid tersebut, tim Bikers Subuhan sudah meminta izin terlebih dahulu dengan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Hamra.
Saat salat berjamaah, seluruh anggota Bikers Subuhan mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan membawa sajadah masing masing.
“Usai melaksanakan salat kami ngopi ngopi santai. Yang dilanjutkan dengan Sunmori. Minggu depan, jika tidak ada halangan kami akan ke masjid sekitar Cikarang. Tentunya tikimnya di Limo’s Cafe, Grand Galaxy, Bekasi,” kata Bang Boy yang juga merupakan member Bikers Subuhan.
Bang Boy yang juga merupakan member GARNIC, mengatakan, sebelum ke masjid Al Hamra, seminggu sebelumnya, Bikers Subuhan salat berjamaah di masjid Ramlie Musofa, Sunter, Jakarta Utara.
“Yang uniknya usai salat subuh di masjid Ramlie Muspfa, seluruh Bikers Subuhan membersihkan sampah sekitar danau Sunter.
Sejarah Bikers Subuhan
Bikers Subuhan bukan komunitas maupun klub motor, akan tetapi merupakan sekumpulan pengendara pegiat salat subuh berjamaah yang dikuti beberapa anggota klub motor maupun non klub. Terlahir di Kota Bandar Lampung.
Ide untuk melakukan gerakan bikers subuhan ini berawal dari Bro Sani Rizani (MACI Lampung) saat kongkow di event bertajuk Motor. Dari obrolan hangat antara bro Sani Rizani dengan bro Irfan Adysurya (Kastemride Syndicate MC) timbul ide brillian mengumpulkkan bikers untuk riding mencari pahala dan berkegiatan positif.
Sedangkan untuk Bikers Subuhan Bekasi diawali pada bulan Maret 2017 dengan beberapa orang yaitu Bro Mawan (Old Nails MG) dan Bro Reno (Komunitas Vespa Classic)
Selama ini bikers khan identik sama miras , narkoba atau kekerasan jalanan. Hal tersebut yang membuat risau kami sehingga kami bertukar pikiran untuk sedikit demi sedikit merubah image brutal dari seorang bikers. Disamping usia yang tak lagi muda, dan mencari bekal akhirat harus disegerakan.
“Kenapa kami memilih subuh, karena di salat subuh merupakan salat terberat dan di dalam salat subuh terdapat banyak pahala yang bisa kita petik dan kami menyakini bahwa memperbaiki diri bisa dimulai dari memperbaiki salat kami, sebab sholat dalam agama Islam adalah pondasi, yang diawali dengan memperbaiki adab,” kata Bro Mawan.
Harapannyai, dengan tetap mengharap Ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala kota lain dapat menyusul untuk melakukan apa yang telah kami lakukan, karena kami juga menyakini bahwa Manusia tidak akan pernah meninggalkan Nikmatnya Maksiat sebelum mereka tau Nikmatnya Taat.
