Pengendara.com–Dalam mengendarai kendaraan bermotor, khususnya roda dua harus berhati-hati dan konsentrasi untuk menghindari kecelakaan. Namun juga tak bisa dielakan berkendara di jalan raya bisa saja terjadi musibah yang tidak diinginkan. Penyebabnya ada tiga, human error, kendaraan dan lingkungan.
Dari jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia tahun lalu, setiap hari tercatat tiga orang meninggal dunia.
Mayoritas korban kecelakaan berdasarkan Ditlantas Polda Metro Jaya berada di usia sangat produktif yaitu usia 21 hingga 30 tahun.
Manusia Faktor Penyebab Kecelakaan
Faktor manusia menjadi terbesar penyebab kecelakaan. Terkait faktor ini, menurut Divisi Safety Riding PT Daya Adicipta Motora (DAM), Tamy Pratama yang mengutip Institute for Traffic Accident Research and Data Analysis Japan, sedikitnya ada tiga titik kritis atau kesalahan.
Pertama adalah kesalahan analisa situasi (recognition mistake). Faktor ini menjadi penyebab terbesar, yakni sebanyak 58 persen.
“Contohnya, saat si A naik motor lalu ia ingin menyalip, di depannya ada truk, ia tidak bisa memperhitungkan panjang truk. Dengan tidak pas perhitungannya, ragu ragu ia main masuk, akhirnya ada kendaraan di depan,. Apa yang terjadi? Kecelakaan,” kata Tamy Pratama, Instruktur Safety Riding DAM.
Kedua adalah kesalahan pengambilan keputusan (judgment mistake). Faktor ini menjadi terbanyak kedua sebesar 23,5 persen.
“Nah ini mirip-mirip pertama. Misalnya ragu-ragu mau menyusul kendaraan di depan. Ketika mau mendahului, ia ragu, antara memberi klakson dulu atau langsung tancap gas. Akhirnya diputuskan, ya sudah gas dulu saja. Terjadilah tabrakan dengan kendaraan di depan,” ujarnya.
Terakhir adalah kesalahan pengoperasian. Faktor ini menjadi penyebab ketiga dengan prosentase 17,6 persen.
Jadi pesan kami adalah berhati- hatilah bila berkendara. #Cari_Aman dalam berkendara.
