Pengendara.com, Cibinong — Astra Financial akan memberikan literasi dan inklusi keuangan bagi Penyandang Disablitas guna melakukan kegiatan sinergis yang pertama kali diadakan dengan menggabungkan pelaku Industri dan regulator. Dalam hal ini Astra Financial bekerjasama dengan pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Otoritas Jasa keuangan (OJK).
Acara yang melibatkan 100 orang binaan ini berlangsung di Balai Besar Rahabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas, di Cibinong, Jawabarat pada (16/12) bertujuan untuk mendorong implementasi POJK No 76/POJK.7/2016 tentang literasi dan inklusi keuangan serta mendukung UUD No 8 Tahun 2016 yang isinya menjelaskan bahwa perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% penyandang disabilitas dari jumlah karyawan.
Terkait dengan implementasi bahwa perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% dari jumlah karyawan Astra Finansial sudah mengimplementasikan dengan total 34 orang karyawan disabilitas berkerja di lingkungan Astra Financial.
“Kami menerima dengan baik kunjungan dari Astra Financial hari ini. Literasi dan inklusi keuangan yang diberikan kepada para binaan kami dapat dijadikan bekal mereka di kemudian hari, khususnya dalam pengaturan keuangan” ujar Manggana Lubis Kepala Balai Besar Rahabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas.
Kegiatan literasi dan inklusi ini merupakan wujud kegiatan dari pilar Pendidikan yang merupakan bagian dari tiga pliar lainnya yakni kesehatan, lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang ada dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) masing-masing 11 perusahaan yang tergabung dalam Astra Financial seperti ACC, TAF, Asuransi Astra, PermataBank, FIFGROUP, Astra Life, SANFinance, Komatsu Astra Finance, Astra Ventura, Dana Pensiun Astra dan Astra Welab Digital Artha (AWDA).
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan peresmian “Ruang Astra Financial” yang merupakan persembahan dari Astra Financial untuk dipakai Balai Besar Rahabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas sebagai ruang pertemuan.
Director Astra & Director In Charge Astra Financial Suparno Djasmin mengatakan, “Astra Financial akan terus senantiasa mendorong inklusi dan literasi keuangan khususnya untuk kalangan disabilitas, dan semakin intensif dilakukan oleh LJK yang tergabung dalam Astra Financial. Sejalan dengan Peraturan Pemerintah RI No 59 / 2017 tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau yang lebih dikenal sebagai Sustainable Development Goals (SDGs) yang mencakup 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi.”
“Semoga kerjasama antara Astra Financial, BBRVPD yang dinaungi Kementerian Sosial dan OJK semakin kuat kedepannya, untuk bersama sama membangun Keterampilan dan keahlian dalam pekerjaan bagi kalangan disabilitas agar menjadi mandiri dan professional serta mampu bersaing di dunia kerja, sehingga membantu mewujudkan Indonesia yang sejahtera,” tambah Suparno Djasmin.
