
Joknya lumayan empuk, sedikit lebar dan leluasa untuk menopang beban. Kunci di on kan. Namun apa yang terjadi? Suara mesinnya tidak terdengar. Wajar saja, namanya juga motor listrik.
Di dalam panelnya terdapat speedometer digital yang menunjukan kecepatan. Terlihat juga setelan eco yang berada di posisi 1, 2 dan posisi 3 untuk kecepatan penuh yang berada di stang kanan. Cukup mudah untuk menggantikan setelan 1, 2 dan 3 tersebut.
Sedikit diputar gasnya, roda Gesits mulai bergerak maju. Putaran gasnya sedikit diputar dan di teken kebawah. Gerakan motor Gesits bertambah cepat, sehingga harus berganti setelannya dari 1, 2 beralih ke 3.
Nah di posisi setelan ke 3 ini Gesits ngacir. Untuk mengurangi kecepatan, dikarenakan tempat test ridenya yang tidak begitu luas, rem tangan belakang dan depan perlahan dimainkan. Kecepatan berkurang. Pengeremannya sangatlah bagus.
Mengenai akselerasinya sangatlah lumayan untuk karya anak bangsa yang baru saja dilaunching Kamis (25/4).
Seperti diketahui Gesits mengadopsi permanent magnet synchronous motor 2kW rated, 5kW peak. Tenaga puncaknya 5kW pada 3.600 rpm, tenaga puncak 6,7 Tk pada 3.600 rpm, dan torsi maksimal 30 Nm pada 0-2.125 rpm.
Jarak tempuh single battery mencapai 50 kilometer, dan dual battery mencapai 100 kilometer. Sistem pendinginan Gesits menggunakan pendingin udara. Belt penggeraknya menggunakan gates poly chain GT carbon belt.


