Kemenperin Tuntaskan Konsep Mobil Pedesaan

    Dua prototipe kendaraan pedesaan yang telah selesai dibangun disebut Generasi 2A dan Generasi 2B.

    0
    609
    Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memperhatikan prototipe mobil pedesaan seusai peluncuran Kebijakan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) IKM di Desa Tumang, Boyolali./Foto Kementerian Perindustrian/Pengendara.com

    Pengendara.comKementerian Perindustrian telah menyelesaikan konsep produk dan proses pengembangan kendaraan pedesaan, sehingga industri otomotif di Indonesia dipacu agar mampu memproduksi kendaraan berupa alat angkut hasil pertanian dan perkebunan itu.

    “Tentu konsep kendaraan ini yang mobilitasnya bisa digunakan di seluruh daerah pedesaan. Bentuknya semi pikap, yang belakangnya bisa dipasang alat mesin pertanian dan perkebunan seperti untuk angkat kelapa sawit,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers, kemarin.

    Purwarupa ini nantinya bisa disempurnakan oleh pelaku industri yang ingin mengembangkannya. “Jadi, kendaraan pedesaan ini juga tidak hanya untuk offroad tetapi juga bisa masuk ke jalan-jalan desa di luar jalan tol,” ujarnya.

    Lebih lanjut, menurut Airlangga, prototipe kendaraan niaga multiguna tersebut telah melalui sejumlah pengujian, di antaranya uji keselamatan di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor, Kementerian Perhubungan serta pengujian emisi di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi, BPPT.

    “Sedangkan, melalui Institut Otomotif Indonesia, prototipe ini akan lebih dikembangkan sehingga dapat diproduksi sesuai dengan kaidah-kaidah manufaktur,” tambahnya.

    Selain menjadi alat transportasi yang produktif dan laik jalan, lanjut Airlangga, kendaraan pedesaan akan disiapkan dengan harga terjangkau. “Dengan kapasitas mesin di bawah 1.000 cc, kendaraan ini akan dijual lebih murah dari LCGC, di bawah Rp100 juta,” tuturnya.