Dibandingkan dengan kendaraan roda dua, roda empat terlalu banyak kompartemen yang harus dibuka atau dikerjakan. Foto; Istimewa/Pengendara.com Istimewa/Pengendar
PT Denka Pratama

Pengendara.com–Busi yang disematkan pada kendaraan Anda memiliki peranan yang utama untuk menciptakan percikan listrik yang akan memicu efek ledakan dari campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang bakarnya.

Namun, untuk menghasilkan tenaga nan maksimal dan optimal dari busi tersebut apakah Anda mengetahui cara yang pas untuk memasang busi?

Pakar busi dari NGK, Diko, Technical Support NGK Busi Indonesia memberikan jawabannya.

Yang pertama harus diperhatikan adalah tingkat kekencangannya. Kenapa? Karena pemasangan busi dengan nilai torsi yang tidak tepat (terlalu kencang atau terlalu kendor) dapat berakibat sangat fatal pada busi yang sudah dipasangkan itu.

“Contohnya jika memasang busi terlalu kencang dapat mengakibatkan ulir busi rusak. Tentunya akan mengakibatkan busi yang nantinya akan sulit untuk dilepas kembali. Bagian center electroda hingga terminal nut pun tidak luput dari resiko kerusakan apabila kita tidak memasang busi dengan tingkat kekencangan yang tepat sehingga akan mempengaruhi fungsi busi hingga performa mesin kendaraan,” katanya.

Rekomendasi tingkat torsi kekencangan pemasangan busi ditentukan oleh tiga hal. Apa saja? Pertama, tipe busi yang menggunakan gasket atau tanpa gasket. Kedua, ukuran diameter ulir busi. Ketiga, tipe kepala silinder mesin yang menggunakan cast iron atau aluminium.

Untuk lebih jelasnya NGK akan mempersembahkan tabel. Berikut ini adalah tabel rekomendasi standar torsi kekencangan dalam pemasangan busi NGK berdasarkan tiga hal penentu di atas

Tabel pemasangan busi.Foto Dok NGK/Pengendara.com

Yang kedua, yang perlu diperhatikan adalah penggunaan kunci busi dengan ukuran yang sesuai dengan spesifikasi mesin dan hexagonal busi. Hal ini perlu diperhatikan karena penggunaan ukuran kunci busi yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dapat mengakibatkan kunci busi tersangkut sehingga dapat menggagalkan proses pemasangan atau pelepasan busi.

Jika tidak memungkinkan menggunakan kunci torsi yang sesuai maka metode penggunaan sudut derajat pengencangan sudah mampu mewakili

Dan yang terakhir adalah pastikan mesin kendaraan sudah berada pada kondisi mati dalam jenjang waktu beberapa saat sebelum melepas dan memasang busi agar sifat logam pada busi maupun kepala silinder sudah stabil sehingga tidak memicu adanya kerusakan pada kedua komponen tersebut.

NGK Busi. Juaranya busi.Foto Abdi/Pengendara.com

Pada setiap bungkus busi NGK telah dilengkapi dengan panduan ringan untuk pemasangan berikut dengan keterangan tingkat kekencangan yang direkomendasikan (rotasi putaran-tanpa kunci torsi) agar busi tersebut dapat dipasang dengan sempurna dan menghasilkan performa yang optimal.

Semoga bermanfaat buat Anda para pengendara.

Dealer Suzuki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here