Diajang Hospital Expo 2018 yang merupakan perayaan 40th Indonesian International Hospital, Medical, Pharmaceutical, Clinical Laboratories Equipment & Medicine Exhibition PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MDI) bersama PT Global Nindia Prorescue (GNP) menampilkan Sprinter 315 CDI A2 kendaraan yang berfungsi sebagai alat transportasi darurat yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien.Foto Dok Mercedes Benz/Pengendara.com
PT Denka Pratama

Pengendara.com—Diajang Hospital Expo 2018 yang merupakan perayaan 40th Indonesian International Hospital, Medical, Pharmaceutical, Clinical Laboratories Equipment & Medicine Exhibition PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MDI) bersama PT Global Nindia Prorescue (GNP) menampilkan Sprinter 315 CDI A2 kendaraan yang berfungsi sebagai alat transportasi darurat yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien.

Sprinter 315 CDI A2 yang ditampilkan di Hospital Expo 2018 yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta pada tanggal 17 – 20 Oktober 2018 merupakan kendaraan ambulans yang dikerjakan oleh PT Cakra Kejora Mandiri (CKM) sebuah perusahaan produsen ambulans yang berlokasi di Tangerang yang telah disertifikasi oleh Departemen Kesehatan, dimana perusahaan ini menawarkan beberapa jenis spesifikasi ambulans yang sesuai dengan kebutuhan atau permintaan pelanggan.

Sementara PT Global Nindia Prorescue merupakan distributor resmi dalam bidang peralatan keselematan & pertolongan darurat medis sejak tahun 2011. Perusahaan ini juga menyediakan modul pelatihan dan keselamatan melalui kolaborasinya dengan beragam lembaga nasional dan internasional.

“Sprinter adalah van berukuran besar yang tepat untuk digunakan dalam segala situasi. Baik sebagai kendaraan transportasi perjalanan maupun layanan medis, Sprinter selalu memberikan pengalaman berkualitas tinggi khas Mercedes-Benz. Dan kami juga telah memperluas jajaran produk van Mercedes-Benz secara sistematis dengan menambahkan beragam varian yang berbeda,” jelas Kariyanto Hardjosoemarto, Deputy Director, Sales Operations and Product Management, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia.

Mercedes-Benz Sprinter 315 CDI A2 merupakan alat transportasi darurat moderen yang telah dilengkapi oleh teknologi medis terbaru dari Spencer yang menetapkan standar tinggi dalam hal keselamatan pasien dan teknologi ambulans mutakhir yang dapat menjadi tolak ukur pada industri medis.

Dalam menjalani operasi darurat sehari-hari ambulance Mercedes-Benz Sprinter 315 CDI A2 dilengkapi dengan transmisi manual 6 kecepatan ECO gear 360, sistem transmisi ini memungkinkan mengkonsumsi bahan bakar dan emisi yang rendah. Dua hal penting yang mendukung penggunaan Mercedes-Benz Sprinter sebagai layanan ambulan Van panel Sprinter dilengkapi dengan peralatan medis dan diklasifikasikan sebagai ambulans darurat.

Dengan ketinggian interior 1900 mm yang dimiliki, kendaraan ambulans Sprinter mampu mengakomodasi ruangan bagi para staf medis agar dapat berdiri dan melangsungkan proses perawatan darurat ketika kendaraan sedang berjalan.

Sprinter juga dapat dimodifikasi dengan berbagai macam pilihan bentuk karoseri, dari Ambulans hingga konsep motor home mewah. Formula keberhasilan Mercedes-Benz Sprinter adalah kualitas dan orientasi pelanggan yang sistematis dimana Mercedes-Benz menjadi tolok ukur dalam segmen van 3.5 ton dan memenuhi kebutuhan berbagai pelanggannya selama lebih dari 20 tahun.

Saat Sprinter diluncurkan untuk pertama kalinya pada tahun 1995, Mercedes-Benz telah mengidentifikasi tanda-tanda perubahan zaman serta kebutuhan pelanggan. Standar berkualitas tinggi pun ditetapkan, baik dalam pengembangan maupun produksi. Sejumlah aspek revolusioner, seperti desain yang dinamis, varian dasar yang beragam, mesin yang efisien, peralatan keselamatan yang mutakhir serta kokpit yang ergonomis, telah terlihat sejak debutnya.

Konsep inovatif ini, dipadukan dengan kualitas produk yang luar biasa serta tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi, memastikan awal yang baik bagi kendaraan van mutakhir ini. Dikenal oleh banyak kalangan, nama Sprinter telah digunakan untuk sebuah kategori kendaraan dan saat ini identik dengan segmen van berbobot kotor hingga lima ton.

Koes Biantoro

Dealer Suzuki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here