NGK Busi. Juaranya busi.Foto Abdi/Pengendara.com
PT Denka Pratama

Pengendara.com–Ini adalah pertanyaan yang sangat simpel, tetapi terkadang kita acuhkan sebagai pengendara motor. Kenapa? Karena Anda masih merasa nyaman untuk mengendarai motor Anda ini. Padahal dari segi waktunya, busi Anda harus sudah di ganti dengan busi yang baru.

“Ada dua cara untuk mengetahui kapan Anda sebaiknya mengganti busi lama dengan busi yang baru. Pertama, bila Anda ingin simpel dan tidak diribetkan, lihat dari kilometer jarak tempuh yang tertera di sepeda motor Anda. Kedua, Anda dapat memperhatikan dari fisik businya,” kata Diko, Technical Support NGK Busi Indonesia.

Busi merupakan sparepart yang sangat penting.Foto Dok NGK/Pengendara.com

Ia menjelaskan, untuk tahapan pertama, dari kilometer, waktu ganti busi antara motor Honda, Suzuki, Yamaha dan Kawasaki sangat berbeda jangka waktunya.

“Misalnya, motor Honda, disarankan untuk mencopot busi lama Anda dan ganti yang baru apabila sudah melintasi jarak 6000 kilometer. Untuk memantaunya sangat mudah, tinggal lihat kilometer motor Anda,” katanya via siaran langsung instagram NGK busi, Kamis, (10/4).

Selanjutnya, kedua dapat dilihat dari fisik businya. Cara ini memang sedikit menyita waktu Anda. Anda harus melepaskan busi tersebut dan melihat gap elektrodanya. Apakah masih memadai atau tidak. Celah busi elektroda terletak di sisi ujung busi NGK. Bagian inilah yang dihubungkan dengan kabel koil yang membentuk percikan listrik sesuai input dari pulser. Sebagai konduktor, elektroda yang menentukan kualitas hantaran listrik.

“Itulah saat yang tepat mengganti busi motor Anda. Hindari pemakain busi yang berlebihan, jika sudah waktunya, segeralah ganti busi. Jangan paksakan kerja mesin motor Anda,” katanya.

Dealer Suzuki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here