Jenggala Otomotif Militan menyelenggarakan Talk Show Otomotif for NKRI bertema Road Safety Action./Pengendara.com
PT Denka Pratama

Pengendara.com—Jenggala Otomotif Militan menyelenggarakan acara Talk Show Otomotif bertema Road Safety Action pada Minggu 10 Maret 2019 pukul 11.00-12.00 WIB di Jenggala Center, menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya, Bro Ipung Purnomo (Direktur Keselamatan Ikatan Motor Indonesia), Sis Shirley Wenas (Lady Biker), Bro Yanto Herlambang (mewakili komunitas mobil), dan Bro Irianto (bikers, pengendara motor besar). Bertindak sebagai moderator Bro Ferdo Raturandang.

Dalam acara talk show ini diungkapkan bahwa sektor Otomotif berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia. Sejumlah merek otomotif terkenal dunia berinvestasi membangun pabrik dan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi, menyerap tenaga kerja, dan kita dapat alih teknologi. Namun, di sisi lain, otomotif sekaligus pula penyumbang terbesar angka kematian warga negara dalam peristiwa kecelakaan lalu-lintas.

Bro Rian, penggagas Jenggala Otomotif Militan/Pengendara.com

Oleh karena itu, sepatutnya menjadi concern dan kepedulian kita bersama untuk turut berupaya menekan, dan meminimalisir tingkat fatalistik kecelakaan lalu-lintas dengan senantiasa mengutamakan keselamatan berkendara.

“Dalam data angka kecelakaan ini, perempuan mendominasi dibandingkan pria. Mari kita bersama meminimalisasi angka kecelakaan lalu lintas. Salah satu caranya dengan edukasi dari rumah masing-masing untuk selalu berdoa sebelum berkendara, memakai helm, dan mematuhi peraturan lalu-lintas. Kita harus menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas,” kata Shirley.

Data dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menunjukkan jumlah kendaraan di seluruh Indonesia mencapai 111 juta kendaraan (per Januari 2018) dengan jumlah sepeda motor atau roda dua mendominasi sebesar 82% atau sekitar 91 juta unit, menyusul mobil pribadi 12% sebanyak 13 juta mobil. Sisanya dari bus, mobil barang, truk, dan kendaraan lainnya. Data tersebut tentunya terus bertambah setiap tahunnya. Kontributor angka kecelakaan terbanyak adalah kendaraan motor. Sedangkan, diperingkat kedua, yakni mobil penumpang.

Menurut Bro Ipung, Keselamatan Berlalu Lintas adalah Nomor 1. “Kampanye Keselamatan Berkendara terus digemakan, kini ada Millenial Road Safety Festival, campaign ini bertujuan agar generasi millenial semakin peduli untuk bersama-sama mendukung Aksi Mengutamakan Keselamatan Berkendara,” kata Bro Ipung.

Sementara itu, Bro Rian yang menjadi inisiator Jenggala Otomotif Militan menyatakan, kita semua harus memiliki militansi untuk mengutamakan keselamatan berkendara. Karena militansi ini menjadi bentuk kontribusi yang konkret dari setiap pengendara untuk dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Selain agenda Road Safety Action, Jenggala Otomotif Militan juga tengah memperjuangkan motor masuk Tol. “Kami sudah berjuang 7 tahun lamanya dan berharap di pemerintahan Bapak Presiden Jokowi ini, motor bisa masuk tol. Karena di banyak negara motor bisa masuk tol. Dengan motor masuk tol, maka menambah pendapatan negara, memacu sektor pariwisata, juga touring bermotor di wilayah Indonesia tercinta. Apalagi pembangunan infrastruktur seperti jalan-jalan tol sudah sangat bagus,” kata Bro Rian.

 

Team Jenggala Otomotif Militan./Pengendara.com

Disamping itu, motor masuk tol dapat mengurangi kemacetan lalu-lintas di dalam kota, karena sebagian pengendara motor tentunya akan memilih untuk masuk tol walaupun harus bayar tol. Tinggal membuat mekanisme dan regulasi motor masuk tol, bisa dengan motor way atau jalur khusus motor seperti di Suramadu dan bentuk peraturan lalu-lintas dan keselamatan berkendara motor di tol.

Sebagai pembayar pajak, para bikers, para pengendara motor memiliki hak yang sama tanpa diskriminasi untuk bisa menikmati hasil pembangunan jalan-jalan tol di Indonesia.

Dealer Suzuki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here