Busi merupakan sparepart yang sangat penting.Foto Dok NGK/Pengendara.com
PT Denka Pratama

Pengendara.com–Busi merupakan sparepart yang sangat diutamakan untuk menggerakan perputaran mesin. Pemasangan spark plugs yang pas, yang sesuai dengan kapasitas mesin akan menghasilkan suara yang oke, tarikannya pun kencang. Kerja mesin pun maksimal sesuai dengan fungsinya.

Namun bagaimana sebaliknya? Pemasangan busi yang bukan bawaan pabrik (original) akan mengakibatkan kefatalan mesin, yang diawali dengan tanda tarikan ngeberebet. Untuk mengetahui penjelasan tentang busi, pengendara.com wawancara ahlinya.

“Setiap mesin motor karakter dan businya berbeda. Misalnya, Honda BeAT, busi NGK (tipe Nikel) yang sesuai dengan spek mesin motor ini adalah MR9C9N untuk BeAT tahun 2015 hingga sekarang. Berbeda dengan Honda BeAT 2015 kebawah businya menggunakan CPR8EA-9. Jika Anda ingin service motor dan mengganti busi sebaiknya di bengkel resminya. Mekanik akan memasangkan dengan busi originalnya,” kata Diko, Technical Support NGK Busi Indonesia kepada pengendara.com via wawancara WhatsApp, Minggu (5/4).

Namun bagaimana jika sebaliknya? Sepeda motor BeAT Anda di service di bengkel pinggir jalan. Kemungkinan mekanik akan menggantikan busi tersebut dengan busi NGK yang bukan sesuai dengan spesifikasi mesinnya. Dengan alasan stok busi yang habis.

“Mungkin saja mekanik itu akan memasangkan busi Honda BeAT tahun 2015 dengan busi NGK CPR9EA-9. Ini sudah tidak sesuai dengan kegunaan dan fungsinya. Bahkan masih ada yang menggunakan busi NGK C7HSA. Akibatnya mesin motor Anda ini akan diawali dengan keluhan tarikan lambat hingga mesin fatal. Jika sudah seperti ini Anda akan menyalahkan businya yang tidak bekerja dengan baik dan maksimal,” ucapnya.

Ia menuturkan, jika pemasangan secara dimensi cocok masih oke, palingan di fitur saja yang bikin berebet atau tarikan tidak enak. Bila dimensinya tidak cocok bisa mengakibatkan berantakan ruang bakarnya.

Berbeda dengan motor Yamaha Mio yang bermesin karburator dan injeksi. Busi NGK yang disematkan untuk dapurpacu karburator adalah C6HSA dan C7HSA. Sedangkan untuk Mio injeksi busi NGK CR6HSA.

Lalu bagaimanakah solusinya jika kita belum mengetahui jenis busi motor harian yang kita pakai? Apalagi service mesinnya di bengkel pinggir jalan.

“Solusinya hanya satu, Anda bisa melihat di buku panduan motor Anda. Lihatlah jenis busi yang pas untuk motor Anda. Atau Anda bisa cek di wesbite NGK Part Finder,” katanya.

Sangat mudah untuk melihat kode busi NGK. Yakni tertera di keramik insulator busi NGK yang berwarna putih.

Tantangan NGK
Diakui Diko, hingga sekarang ini masih banyak konsumen yang tidak tahu cara memilih busi yang benar dan baik.

“Ini terjadi dari mulai mekanik, toko, hingga ke pengguna motor. Inilah tantangan kita yang akan terus memberikan pengetahuan tentang busi. Ini menjadi prioritas kami,” katanya.

Dealer Suzuki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here