PT Denka Pratama

Pengendara.com—Bikers Indonesia memasuki kawasan kota tepian pantai, Penasco di Meksiko yang mulai ramai dengan hingar bingar para bikers, kebanyakan berasal dari berbagai negara bagian Amerika Serikat.

Pada saat itu berlangsung acara Rocky Point Rally 2017. Di kanan kiri jalan, tampak deretan pertokoan, café, resto, club, dan bar dengan ribuan motor besar parkir rapi berjajar. Kami menyaksikan warga lokal berdiri di pinggir jalan seperti menyambut kedatangan para bikers yang memeriahkan event gathering tahunan ini.

Kami menemukan begitu banyak club dan komunitas motor besar yang alirannya keras, bertampang kasar, dan garang. Namun, ternyata mereka ramah dengan kehadiran bikers wisatawan yang sudah datang jauh-jauh dari negara di wilayah Asia, ya kami ini.

Bahkan, mereka sempat membuat lomba menebak asal muasal kami,  Bikers dari mana. Setelah mengetahui kami dari Indonesia mereka menyatakan kekagumannya.

Wefie di sela perjalanan Amerika Serikat-Meksiko mengendarai motor besar Harley-Davidson bersama HD Platinum/Foto HD Platinum/Pengendara.com

Event gathering motor besar di sana, khususnya di Meksiko yang kami datangi sangat berbeda dengan kegiatan-kegiatan yang ada di Indonesia.

Rocky Point Rally tidak menyediakan panggung atau sambutan-sambutan dari para panitia. Tidak pula ada stand-stand yang menjual merchandise atau pernak-pernik untuk para bikers.

Para bikers yang hadir, datang, hanya untuk berkumpul, bergabung di lokasi dan bebas beracara dengan masing-masing kelompoknya. Yang unik, di beberapa spot, biker bebas melakukan burn-out, nge-blar sepuas-puasnya. Para penonton riuh menyaksikan dan bertepuk tangan di tengah kepulan asap knalpot.

Mexico Bike Week atau Rocky Point Rally ini banyak dihadiri oleh bikers dari Meksiko khususnya dan Amerika bagian Texas yang masih mirip-mirip dengan Meksiko dan situasi di sana memang banyak sekali club atau komunitas motor besar dengan benderanya masing-masing. Namun, mereka saling menghormati dan dan tidak saling mengganggu kendati banyak di antara mereka terlihat membawa pistol dan pisau di pinggang.

Keramaian event Rocky Point Rally 2017 di Kota Meksiko, masih terasa hingga larut malam./Foto HD Platinum/Pengendara.com

Selama acara mulai dan hingga selesai tidak ada keributan apapun mulai dari pukul 07.00 pagi sampai pukul 02.00 dini hari waktu setempat diperkirakan lebih dari 10.000 motor besar dan bikers yang parkir dan hadir larut dalam keramaian acara tersebut.

Menikmati makan dan minum di Kota Meksiko, problem kami adalah banyak yang tidak cocok dengan selera orang Indonesia. Karena, masakan Meksiko lebih banyak pakai prata. Ada satu sop yang mirip dengan masakan Manado seperti Brenebon sup kacang merah, tapi rasanya lagi-lagi kurang pas dengan lidah kami asal Indonesia ini.

Bikers berpose di cafe, Penasco, Meksiko./Foto HD Platinum/Pengendara.com

Group Bikers HD Platinum Indonesia berada di negara Meksiko selama 2 malam, dari hari pertama acara sampai acara selesai. Di hari ketiga, kami meninggalkan Meksiko menuju perbatasan yang berbeda yakni di wilayah Arizona.

Keluar dari perbatasan Meksiko kami langsung menuju titik poin akhir di Arizona melewati beberapa jalur, route 66. Kami juga mengunjungi Grand Canyon yang berjarak tempuh perjalanan kurang lebih sekitar 350 kilometer.

Setiap memasuki kota,  HD Platinum memberikan kebebasan kepada semua bikers peserta touring untuk berbelanja atau mencicipi kuliner setempat. Biasanya malam hari, kami pergunakan untuk beristirahat, apalagi di luar udara malam terasa dingin antara 2 hingga 5 derajat celcius.

Bikers Group HD Platinum berpose di Route 66, Arizona./Foto HD Platinum/Pengendara.com

Kami touring Amerika Serikat hingga Meksiko selama 7 hari, menempuh total jarak kurang lebih sekitar 3.000 an kilometer, start riding (tidak termasuk saat berada di pesawat dan jalan-jalan di Tokyo, Jepang) 9 November sampai 16 November.

Begitu banyak kesan-kesan sepanjang perjalanan kami mengendarai motor besar Harley-Davidson. Rasanya  sangat puas dan amat menikmati sensasi riding, karena selama di Indonesia mengendarai Harley-Davidson tidak bisa menahan kecepatan kurang lebih 100 kilometer per jam selama rata-rata 1 jam nonstop.

Kami kembali ke Los Angeles, California, dan menuntaskan rangkaian touring di Santa Monica, menikmati spot di Hollywood dan Beverly Hills. Hari berikutnya, kami terbang menuju Chicago untuk melengkapi perjalanan kami ke Amerika Serikat dengan mengunjungi Harley-Davidson Museum di Kota Milwaukee.

Tour Leader HD Platinum di Harley-Davidson Museum, Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat./Foto HD Platinum/Pengendara.com

Semua bikers sangat bahagia dan bangga karena dapat mengendarai motor Harley-Davidson langsung di Amerika Serikat dan mengunjungi pabrik motor dan museum bersejarah Harley-Davidson di Milwaukee.

Kami kembali ke Indonesia dari Chicago pada 19 November. Awesome tours, once in a lifetime experience ! Selama perjalanan sehat, menyenangkan, karena kami satu keluarga, satu saudara dan kami selalu ceria, tertawa, dan bergembira bersama.

Next Tour HD Platinum adalah menghadiri Selebrasi Hari Ulang Tahun Ke-115 Harley-Davidson di Amerika Serikat tahun 2018. Silakan Bro and Sis dapat menghubungi langsung HD Platinum untuk paket hemat karena Limited Seat.


Berbagi pengalaman dan cerita touring menarik lainnya dari komunitas, club, kelompok, ataupun perjalanan seorang diri, semuanya ada di Pengendara.com

Dealer Suzuki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here