Emmanuel Alvino./Pengendara.com
PT Denka Pratama

Pengendara.com—Om Botak eeissh…Bro Vino ini ternyata penggemar motor besar. Suka banget dengan dunia otomotif, terutama main motor sejak usia 18 tahun, karena ayahnya adalah importir motor besar.

Bro Vino bersama istri tercinta./Pengendara.com

“Dengan berat badan hampir 120 kilogram, rasanya sulit untuk memilih motor kecil. Dengan naik motor besar, semua mata di jalan juga tertuju kepada saya. Otomatis kadar ganteng naik 100%. Hahaha,” kata Bro Vino.

Bro Vino mengaku pernah touring ke Purwokerto. Tapi, jadi kapok touring, karena satu rombongan ikut susah gara-gara dia cuma berani bawa lari motor 80 kilometer per jam. “Pak Dyan Dilato selaku coach Moto GP sampe kesel dan ngomong, ‘Mendingan kamu naik motor bebek sana daripada naik motor besar.’ Terus terang saya jadi takut touring lagi,” kata Bro Vino serius.

Walaupun sebetulnya suka touring, tapi Bro Vino engga berani ngebut. “Takut Mati!!! Mati karena kehendak Tuhan saya berani, tapi kalo mati karena human error.. Rugi!!!” kata Bro Vino. Lantaran ini, dia berbagi pesan untuk senantiasa mengutamakan Keselamatan Berkendara dan mematuhi Peraturan Lalu-lintas. Di antara meme nya. Ini salah satunya ;

Saat ini, Bro Vino punya Ducati XDiavel Base yang sesuai dengan karakternya. Sampai sekarang naik Ducati dan Bro Vino tercatat sebagai members Ducati Desmo Owners Club (DDOC) Indonesia, dengan nomor keanggotaan B0021.

Selain Ducati, brands motor besar yang disenanginya adalah BMW dan Harley-Davidson. Khusus yang disebut terakhir ini, bagi Bro Vino, menyimpan kenangan manis tersendiri. Ini karena ayahnya.

Beberapa bulan sebelum ayahnya meninggal dunia karena serangan jantung di usia yang ke-46 tahun, dirinya sempat diajak jalan-jalan naik Road King sama ayahnya. Dibonceng Harley-Davidson Road King berwarna hitam keliling Jakarta. Betapa Senangnya. “Oleh karena itu, One day, suatu hari nanti saya akan punya Road King untuk mengenang ayah saya,” ungkap dia.

Yang membuat berkesan, karena hubungan Bro Vino dengan ayahnya tidak pernah berjalan dengan baik.

“Saya lahir dari keluarga broken home. Ibu saya mengidap gangguan jiwa dari saya kecil. Jadi, memang saya besar tanpa figur orangtua. Ayah saya juga sudah menikah lagi.

Di atas Harley-Davidson Road King itulah, ayah saya mencoba memperbaiki hubungannya dengan saya. Kami boncengan naik Road King. Saya betul-betul baru berasa memiliki sosok seorang ayah pada saat itu…di atas Harley-Davidson Road King,” tutur Bro Vino yang punya motto hidup : Kesusahan sehari, cukuplah untuk sehari.

Dealer Suzuki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here