Atraksi ini hanya dilakukan oleh pengendara berpengalaman dan memiliki keahlian tersendiri. Djonnie dalam sebuah acara komunitas, standing di Harley-Davidson./Foto FB/Pengendara.com
PT Denka Pratama

Pengendara.com—Djonnie mengajak kita semua berani bermimpi dan mewujudkan impian dengan penuh semangat, ikhtiar, dan perjuangan menuju kehidupan lebih baik. Karena setiap impian yang baik bisa menjadi kenyataan.

Sekarang, motor besar Harley-Davidson sudah beredar di mana-mana, walaupun dibandingkan dengan jumlah populasi masyarakat masih relatif kecil.

Bersama para sahabat, bikers, pembina, dan mantan pengurus komunitas Harley Owners Group./Foto FB/Pengendara.com

Para pecinta dan pendukung Harley-Davidson terus bertambah dari waktu ke waktu. Dalam setiap touring di daerah, masyarakat menerima dan menyambut  hangat. Ada tari-tarian, pidato, doa, dan antusiasme.

Namun, perjuangan membangun dan membesarkan perusahaan Mabua Harley-Davidson kenyataannya harus berhenti setelah berjalan selama 18 tahun.

Kebijakan pemerintah yang menetapkan pajak barang mewah yang sangat tinggi membuat authorized dealer Mabua Harley-Davidson menanggung kerugian terus menerus.

Mabua Harley-Davidson pernah meraih Rekor Dunia MURI dalam konvoi Harley-Davidson terbanyak, tercatat 816 motor di Jakarta./Foto FB/Pengendara.com

Petaka pajak barang mewah tersebut semakin dirasakan sejak medio 2013 dan mengalami kenaikan pajak yang beruntun hingga akhir 2015 mencapai total 325% ! Penjualan Harley-Davidson benar-benar anjlok ke titik nadir.

Djonnie menjelaskan, terhitung sejak 31 Desember 2015 PT Mabua Harley-Davidson dan PT Mabua Motor Indonesia memutuskan sudah tidak lagi menjadi authorized dealer Harley-Davidson karena tidak memperpanjang keagenannya di Indonesia.

Media cetak Mabua H-D Magazine saat masih terbit pernah meraih Rekor Dunia MURI sebagai penyelenggara konvoy tercatat 100 Bikers pasangan suami-istri (sah, terverifikasi) mengendarai Harley-Davidson menghadiri event Jakarta Bikers Crowd Hari Ulang Tahun Mabua Magazine./Foto FB/Pengendara.com

Mengenai Pajak Barang Mewah ini, Djonnie menuliskannya di Koran SINDO dan dimuat juga di SINDONEWS.com silakan baca dan klik link ini Opini Djonnie Rahmat Akselerator Perekonomian

Total pajak barang mewah lebih dari 300% membuat Mabua terpaksa gulung tikar. Ditambah lagi dengan pelemahan nilai tukar rupiah hingga 40% terhadap dolar Amerika Serikat.

Berbagai cara sudah ditempuh Djonnie termasuk audiensi dengan pihak pemerintah untuk meninjau kebijakan pajak, namun tidak berhasil menurunkan pajak barang mewah tersebut.

Mabua Harley-Davidson Group pada masa kejayaannya pernah memiliki Mabua Plaza, gedung authorized H-D Tertinggi di Dunia, di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan dengan landasan Heliport di atasnya.Kini tinggal kenangan manis./Foto FB/Pengendara.com

Walaupun Mabua Harley-Davidson sudah tiada, namun komunitas Harley-Davidson masih ada, terus bertambah, dan berkembang, tetap riding dan touring.

Antusiasme ini berkat Djonnie Rahmat, dan namanya akan abadi menjadi figur penting dalam catatan perjalanan sejarah merek dan gaya hidup Harley-Davidson di Indonesia.

SELESAI

Referensi

+Wawancara Djonnie Rahmat dengan Eka L. Prasetya, Pemimpin Redaksi Mabua Harley-Davidson Magazine, periode 2011-2016 dan Pemimpin Redaksi Pengendara.com, 2017

+Living The Harley-Davidson Lifestyle, Jakarta Post, May 2010

+Djonnie Rahmat : Setiap Hari Adalah Tantangan !, Talkmen.com

+Sejarah Harley-Davidson di Indonesia

+Harley-Davidson, It’s a Journey, not a Destination, Hermawankartajaya.com

+Mabua Berbagi Cerita Harley-Davidson di Indonesia, Sindonews.com, Desember 2014

+Akselerator Perekonomian, Koran SINDO, September 2015

*Konvoi Moge Arogan, Ini Kata Bos Mabua Indonesia, Kompas.com, Agustus 2015

+Bos Harley, buka-bukaan Soal Sulitnya Bisnis di Indonesia, Tempo.co, Februari 2016

+Dicari Diler Harley-Davidson di Indonesia, SWA, Februari 2016

+Mabua : Pajak di Indonesia Tertinggi Sedunia, sonora.co.id, Februari 2016

+Nilai Pajak Sampai 300%, Penjualan Harley-Davidson di Indonesia Anjlok, Beritasatu, Oktober 2015

Ikuti terus tulisan-tulisan berseri bersama tokoh-tokoh lainnya, hanya di Pengendara.com

Dealer Suzuki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here