Pembalap wanita andalan Toyota Team Indonesia (TTI), Alinka Hardianti bersama dengan Toyota Vitz atau juga dikenal di Indonesia dengan Toyota Yaris yang digunakan dalam ajang Toyota Gazoo Racing 2018./Pengendara.com
PT Denka Pratama

Pengendara.com—Pembalap wanita andalan Toyota Team Indonesia (TTI) dan TRD Indonesia, Alinka Hardiyanti memastikan diri tampil untuk yang kelima kalinya di final race ajang Toyota Gazoo Racing 2018 setelah dalam babak kualifikasi ajang balap tersebut yang kembali digelar pada 2018 ini berhasil menjadi salah satu finalis.

Berlaga di kelas The Netz Cup Vitz Race, pembalap wanita yang disegani di ajang motorsport nasional ini sukses mencatatkan waktu best time 2’18.029 dalam babak kualifikasi Toyota Gazoo Racing 2018 yang berlangsung di sirkuit Fuji Speedway Tokyo Jepang, Sabtu, 24 November 2018.

Alinka Hardianti sedang berdiskusi bersama Rio Haryanto selaku Advisor Pembalap Toyota Team Indonesia (TTI)./Pengendara.com

“Semangat untuk meraih hasil yang terbaik memotivasi Alinka senantiasa belajar dari tantangan-tantangan yang pernah dihadapi. Selamat atas hasil yang diraih dalam babak kualifikasi Toyota Gazoo racing 2018 dan semoga dapat menorehkan prestasi yang lebih baik lagi di ajang final race,” kata Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto, dalam kesempatan berbeda kepada Pengendara.com

Menggunakan Toyota Vitz atau juga dikenal di Indonesia dengan Yaris, Alinka memulai dengan tampil percaya diri melahap trek lurus dan tikungan-tikungan tajam Fuji Speedway untuk bersaing adu cepat dengan para pembalap lainnya. Alinka mencapai garis finish di babak kualifikasi dan mencatatkan best time 2’18.029 sehingga berhak mengikuti final race.

Pada Toyota Gazoo Racing tahun ini Alinka didampingi para pembalap profesional sebagai mentor, yaitu Haridarma Manoppo dan Rio Haryanto. Haridarma merupakan pembalap kebanggaan TTI yang sudah banyak memberikan prestasi, salah satunya menjadi juara nasional di kejuaraan touring nasional tahun lalu atau dikenal Indonesia Touring Car Championship (ITCC) 1.600 MAX ISSOM di 2017.

Sedangkan Rio Haryanto, yang baru masuk ke dalam tim TTI sebagai mentor ini sudah banyak dikenal lewat prestasinya. Salah satunya adalah pembalap asal Indonesia pertama yang dapat bersaing di ajang Formula Satu. Kemampuan dan pengalaman yang dimiliki Rio Haryanto selama ini dalam memacu mobilnya di lintasan balap dengan kecepatan tinggi diharapkan mampu menambah pengetahuan teknik pembalap TTI.

Toyota Gazoo Racing adalah one make race internasional, ajang bagi para pembalap Toyota dari berbagai negara menguji kemampuan mereka. Event yang diselenggarakan Toyota Cars Race Association ini diawali sesi latihan dan kualifikasi kemudian sesi final race.

Keikutsertaan TTI pada ajang Toyota Gazoo Racing 2018 merupakan salah satu wujud komitmen TAM dalam mengembangkan motorsport nasional agar bisa tampil dan berprestasi di ajang balap internasional. Kejuaraan motorsport bagi Toyota juga bagian dari pengembangan produk. Melalui keikutsertaannya diberbagai ajang motorsport, teknisi Toyota akan selalu mendapat pengalaman baru untuk mendapatkan tuning top-notch kendaraan, yang kemudian diaplikasikan pada kendaraan yang diproduksi.

Karena itu, keikutsertaan TTI pada Toyota Gazoo Racing 2018 tak hanya didukung oleh TAM tetapi juga oleh Toyota Racing Development (TRD) Indonesia. Melalui eksistensi TTI sebagai sebuah tim balap yang tangguh dan disegani, TRD Indonesia berupaya memajukan dunia otomotif Indonesia dengan menghadirkan mobil-mobil Toyota yang tak hanya nyaman digunakan di jalan raya tetapi juga tangguh di lintasan balap.

“Melalui ajang motorsport nasional, kerjasama antara TAM dengan TRD Indonesia dan TTI telah berhasil membuktikan bahwa kemampuan mobil Toyota sebagai pilihan terbaik. Pada ajang Toyota Gazoo Racing ini kami mendukung TTI dalam hal teknis dan pengembangan secara menyeluruh agar tim ini dapat memberikan hasil yang maksimal di final race nanti,” kata President Director TRD Indonesia, Toshio Obara.

Toyota Gazoo Racing 2018 merupakan ajang balap mobil-mobil Toyota yang dilakoni Alinka Hardiyanti untuk ke-5 kalinya sejak ia mulai mengikutinya di 2016.

Pada tahun itu, Alinka yang saat ini merupakan pembalap berprestasi di ajang Indonesia Touring Car Championship (ITCC) 1.600 MAX ISSOM 2018 merupakan satu-satunya pembalap wanita di luar Jepang yang berhasil lolos kualifikasi dan berhak tampil di Toyota Gazoo Racing 2016 kelas The Netz Cup Vitz Race.

Pada 2017, Alinka juga sukses mengulang torehan prestasi yang diraihnya di tahun 2016. Alinka mampu untuk bersaing dengan para pembalap dari negara lain hingga babak final race.

“Toyota Team Indonesia memohon dukungan semangat dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar Alinka dapat mempertahankan prestasi terbaik yang telah diraih di ajang Gazoo Racing sebelumnya dan membuat torehan prestasi baru yang membanggakan di final race nanti,” kata General Manager TTI, Memet Djumhana.

Dealer Suzuki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here